Selasa, 02 Juni 2009

Multiple Effect Evaporator

1. Deskripsi Umum Multiple Effect Evaporators

Multiple effect evaporators merupakan peralatan yang dirancang dengan tujuan meningkatkan efisiensi energi dari proses evaporasi yang berlangsung dengan menggunakan energi panas dari steam (uap) untuk menguapkan air. Prinsip dasar dari jenis evaporator ini yaitu menggunakan panas/kalor yang dilepaskan/disediakan dari proses kondensasi pada satu efek untuk memberikan panas bagi efek lainnya. Uap yang terbentuk dari separator first effect akan memanasi komponen yang sedang berada di unit second effect, ketika steam awal (steam langsung) sedang memanasi komponen yang berada pada unit first effect. Pada suatu multiple-effect evaporator, air dididihkan pada suatu rangkaian wadah (vessel), masing-masingnya dilangsungkan pada tekanan yang lebih rendah dibandingkan dengan dengan unit sebelumnya. Karena titik didih dari air berkurang/menurun seiring dengan penurunan tekanan maka uap yang terbentuk dari satu wadah dapat digunakan untuk memanaskan unit berikutnya dan hanya pada vessel pertama.(pada tekanan tertingi) membutuhkan sumber panas eksternal. Laju uap dan air pendingin bagi unit double effect diperkirakan 50% dibandingkan dengan unit single effect. Laju alir berbagai jenis bagi multiple effect berkisar antara 3000 LPH sampai dengan 50,000 LPH.

Sejarahnya :

Multiple-effect evaporator ditemukan oleh seorang insiyur African-American bernama Norbert Rillieux. Meskipun beliau mungkin saja telah merancang peralatan tersebut semenjak 1820-an dan membangun konstruksi prototypenya pada 1834, dia tidak membangun industri yang mengaplikasikan evaporator ini untuk pertama kalinya sampai tahun 1845. Semulanya dirancang untuk memekatkan gula pada jus sugar cane. Teknologi ini sekarang menjadi berkembang pesat digunakan di semua aplikasi industri yang memerlukan teknologi untuk menguapkan air dalam jumlah yang banyak seperti produksi garam dan desalinasi air.

2. Gambar Multiple Effect Evaporators

Sumber gambar : http://www.3rtechnology.in/?Evaporators

Sumber gambar : http://www.tespl.com/Water%20Recycling.htm

3. Aplikasi dan Keuntungan Multiple Effect Evaporators

Keuntungan utama penggunaan sistem Multiple Effect Evaporators yaitu energi yang ekonomis dan efisien. Ekonomi energi bagi multiple effect evaporators bergantung pada jumlah unit efek (number of effects) dan berkisar dari 220 kkal energi panas per 1 kg air yang diuapkan.untuk Triple Effect Evaporator sampai dengan 120 kkal untuk sebuah Six Effect Evaporator. Oleh karena biaya operasi dari sistem Multiple Effect Evaporators ekonomis maka sistem dengan aliran dengan debit besar menyukai aplikasi ini pada semua sektor industri dan khususnya pada proses produksi garam dan desalinasi air. Sistem ini sudah terbukti sangat ekonomis, dengan prosesnya menggunakan gas panas dengan suhu di atas 250 0C atau biaya uap yang rendah pada tekanan moderat sekitar 7 bar sampai 21 bar yang dibangkitkan dari energi biomassa/ batubara/ waste heat yang tersedia.

Aplikasi Multiple Effect Evaporators :

1. Proses Desalinasi Air Laut

2. Produksi Garam

3. Industri Tekstil

Proses recovery tanaman kaustik (kaustik = bahan tajam yang dapat membakar kulit) pada pemintalan tekstil.

4. Industri Makanan

Proses memekatkan jus manis (sugar juice)

5. Industri Air

Daur ulang air dari sungai penyulingan

6. Proses Evaporator

7. Daur ulang limbah cair

8. Pelepasan Senyawa Kimia dengan cairan 0 % (zero liquid)

9. Pupuk

10. Farmasi

11. Bahan Pencelup

12. Polimer

13. Otomotif

14. Cat

15. Recovery protein

16. Proses ekstraksi pelarut

17. Pemurnian Air

DAFTAR PUSTAKA

http://www.3rtechnology.in/?Evaporators Tanggal Akses : 6 Mei 2009

http://en.wikipedia.org/wiki/Multiple-effect_evaporator Tanggal Akses : 6 Mei 2009

http://www.freepatentsonline.com/4756797.html Tanggal Akses : 6 Mei 2009

http://www.fao.org/docrep/V5030E/V5030E0R.GIF Tanggal Akses : 6 Mei 2009

http://www.thewatertreatmentplant.com/multiple-effect-evaporators.html Tanggal Akses : 6 Mei 2009

http://www.apsiminc.com/MEE.htm Tanggal Akses : 6 Mei 2009


Ditulis dalam :
Tugas Proses Industri Kimia TK-3204 ITB

Kamis, 7 Mei 2009

Dosen: Dr. Azis Trianto

Nama/ NIM : Ivan Hadinata Rimbualam / 130 07 028

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar