Sabtu, 06 Desember 2008

Luka Kita Membuat Pedang Bagi hati Orang Lain


Ada seorang Ibu bernama Karen yang membesarkan anaknya Kellu dengan pendidikan , kasih sayang dan perjuangan luar biasa. Kelly sangat cantik , tingkat pendidikannya pun tinggi. Ibunya bekerja keras bekerja demi menambah penghasilan kerja suaminya agar kelly mendapatkan kehidupan yang jauh lebih baik dibanding orang tuanya.

Tapi takdir berkata lain ,. Kelly terjerumus kedalam dunia kegelapan. Hal coba-coba membuatnya terjerumus dalam narkoba. Berbagai upayab telah dicoba unutk memulihkan kondisi Kelly. Tapi anaknya selalu kembali ke kekasihnya yang pecandu obat bius. Ia hanya pulang ke rumah satu atau dia minggu kemudian , memar dan tangisan hadir pada diri Kelly.

Ibunya mempunyai luka di hati yang sangat mendalam dan Karen memikirkan untuk bagaimana membalas dendam kepada kawan putrinya yang suka memukul tersebut. Karen menantang kawan pria Kelly tersebut dengan kekerasan , dia berkata akan membalasnya.

Situasi yang tragis itu tidak berakhir secara baik atau buruk. Hanya berlangsung terus menerus. Sang Ibu hanya memperburuk situasi dengan mencoba balas dendam , berharap memperburuk kondisi dengan menjebak pria tersebut kedalam penjara. Dendam dan amarah ada di hati Karen.

Jelas !! Luka karen sudah menjadi pedang bagi orang lain. Luka itu tidak akan sembuh dan hanya akan terus membesar seandainya dendam itu masih membara dalam di lubuk hatiny

Apa yang kita kan lakukan kalau kita jadi Karen??
Apa keputusan dan tindakan kita??

Seringkali kita menjadi pedang , Luka Kita Membuat Pedang Bagi hati Orang Lain. Hidup ini adalah pilihan. Life is a choice , jadi pilihlah sikapmu dalam menghadapi masalah
Kadangkala masalah berat yang disikapi dengan benar akan teratasi dengan mudah , tetapi masalah ringan yang disikapi salah akan tidak selesai-selesai

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar