Jumat, 20 Mei 2011

Design and Test of An Autothermal U-Type Reverse Flow Reactor


TK-4091 RESEARCH PROJECT 2

Design and Test of An Autothermal U-Type Reverse Flow Reactor

Group B.0910.3.33

Ivan Hadinata Rimbualam (13007028) and Junior Setiawan (13007054)

Advisors:
Dr. Yogi Wibisono Budhi
Dr. Yazid Bindar

ABSTRACT

Methane is one of the greenhouse gases that has the global warming effect of 21 times higher than that of CO2. To reduce the harmness of methane, it is necessary to convert the methane into CO2. Converting methane into CO2 may reduce the global warming effect up to 87%.

The typical emission of methane has a low concentration (0,1–1%-v). Moreover, the methane oxidation only gives the adiabatic temperature rise about 200 – 300oC, which is not enough to activate the catalyst when the temperature of the feed gas is at ambient. Therefore, we should find another way to create an autothermal condition.

The lean methane may be oxidized in a reverse flow reactor (RFR), which may exclude the preheater. In addition, the heat produced from the reaction can be trapped as thermal energy. But on the other side, the conventional RFR can cause the methane slip, which occurs when the fresh feed inside the inert compartment is replenished by the feed gas entering the reactor from opposite direction at every switching time.

The aim of this research is to design a new RFR configuration to prevent the methane slip. In addition, the effect of the feed flow rate and switching time on the methane conversion and temperature profile will be taken into consideration. This research is divided into two stages. The first stage is to design the new RFR configuration and the reactor’s dimension based on the design parameters. The second stage is to operate the new RFR to evaluate its performance and to obtain the optimum operating condition to reach the autothermal condition.

The experiment results show that the temperature profile inside the reactor is affected by heat generated from methane oxidation. Methane in 5%-v concentration and GHSV 12,38 s-1 can extend up to 60 minutes before extinguished. Moreover, higher feed flow rate can minimize the heat loss from the reactor, so that the autothermal condition is improved. When heater is still on, higher switching time will lower the conversion. If the heater is excluded, highest conversion of methane will be achieved when the switching time is 25 minutes.

Keywords: autothermal reaction, dynamic reactor, methane oxidation, switching time


TK-4091 PENELITIAN TEKNOLOGI KIMIA 2


Perancangan dan Uji Coba Sifat Ototermal pada Reverse Flow Reactor Tipe U

Kelompok B.0910.3.33

Ivan Hadinata Rimbualam (13007028) dan Junior Setiawan (13007054)

Pembimbing:
Dr. Yogi Wibisono Budhi
Dr. Yazid Bindar

ABSTRAK

Metana merupakan gas rumah kaca yang memiliki potensi pemanasan global 21 kali lebih tinggi dibandingkan CO2. Untuk mengurangi bahaya tersebut, metana perlu dikonversikan menjadi CO2. Konversi metana menjadi CO2 dapat menurunkan pengaruh pemanasan global sebesar 87%.

Sumber emisi gas metana berasal dari industri batubara, minyak bumi, dan gas alam. Emisi gas metana umumnya memiliki konsentrasi yang rendah (0,1–1%-v CH4). Pada konsentrasi tersebut, oksidasi metana hanya menghasilkan peningkatan temperatur adiabatis sebesar 200 – 300oC. Jika emisi gas metana berada pada temperatur 25oC, temperatur tersebut tidak cukup untuk mengaktivasi katalis yang digunakan, sehingga perlu dicari cara lain agar reaksi oksidasi berlangsung secara ototermal.

Untuk menciptakan keadaan ototermal, oksidasi metana dilangsungkan dalam sebuah reaktor aliran bolak-balik (Reverse Flow Reactor/RFR). Dengan menggunakan RFR, pemanasan awal pada umpan metana tidak diperlukan lagi. Selain itu, panas yang dihasilkan juga dapat digunakan sebagai sumber energi. Akan tetapi, rancangan konvensional RFR dapat menyebabkan terjadinya methane slip, yaitu keluarnya metana yang belum teroksidasi dari dalam reaktor karena pembalikan arah aliran.

Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang konfigurasi baru RFR untuk mencegah terjadinya methane slip. Tujuan khusus adalah untuk menguji coba pengaruh laju alir dan switching time terhadap konsentrasi keluaran metana serta keadaan ototermal yang dicapai. Penelitian ini dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama adalah perancangan dimensi RFR berdasarkan parameter-parameter perancangan reaktor. Tahap kedua adalah tahap uji coba RFR untuk mendapatkan kondisi operasi optimum untuk mencapai keadaan ototermal.

Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh reaksi terhadap lama pemadaman reaktor. Panas yang dihasilkan reaksi dengan konsentrasi umpan 5%-v dan GSHV 12,38 s-1 mampu memperlama waktu pemadaman reaktor selama 60 menit jika dibandingkan dengan sistem tanpa reaksi. Selain itu, laju alir gas yang semakin besar juga memperkecil efek heat loss sehingga keadaan ototermal makin mudah dicapai. Pada saat heater masih menyala, konversi metana akan berkurang jika switching time diperbesar. Sedangkan setelah heater dimatikan 15 menit, konversi tertinggi dicapai pada switching time 25 menit.

Kata kunci: oksidasi metana, reaksi ototermal, reaktor dinamik, switching time

Kamis, 12 Mei 2011

What makes leadership is the ability to get people to do what they don't want to do and like it (Harry Truman)

What makes leadership is the ability to get people to do what they don't want to do and like it (Harry Truman)
I really love to empower people and develop their capabilities and optimism to achieve our great dreams ;p

I really love to lead and motivate them

I really love my people, but I can't compromise my integrity

I am really happy to be here and grateful to be me...

Rabu, 11 Mei 2011

LRPTN XII-2011 Telah Usai, Sampai Jumpa di LRPTN 2012


LRPTN XII-2011 Telah Usai, Sampai Jumpa di LRPTN 2012

Rangkaian kegiatan Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) XII-2011 yang bertemakan “PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM INDONESIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DAN ENERGI NASIONAL” akhirnya telah tuntas diselenggarakan semenjak 28 September 2010 hingga 29 April 2011 yang lalu. Berikut kami ingin memaparkan rangkuman flashback rangkaian kompetisi nasional LRPTN XII-2011 selama satu tahun ini.

1. Roadshow LRPTN XII (28 September 2010 – 28 Oktober 2010)

Roadshow LRPTN XII merupakan acara pre-event LRPTN XII yang dilakukan paling awal dengan tujuan memperkenalkan LRPTN, tema dan kategori lomba, beserta sistem pendaftarannya. Roadshow LRPTN XII dilakukan ke 7 kota di Indonesia meliputi Medan (Universitas Sumatera Utara), Surabaya (Universitas Katolik Widya Mandala), Palembang (Univeristas Sriwijaya), Jakarta (Universitas Indonesia), Semarang (Universitas Diponegoro), Yogyakarta (Universitas Gadjah Mada), dan Bandung (Universitas Katolik Parahyangan). Beberapa pihak mengapresiasi atas upaya panitia LRPTN XII karena telah mengusahakan agar Roadshow berlangsung demi tersampainya informasi teknis lomba dan mekanisme pendaftarannya. Sosialisasi teknis lomba dan mekanisme pendaftaran sangat terbantu dengan upaya Roadshow ke 7 kota sehingga jumlah kelompok yang mendaftar LRPTN XII tahun ini hingga mencapai 87 kelompok.

Berikut merupakan jadwal roadshow LRPTN XII ke masing-masing universitas di Indonesia.

1. Universitas Sumatera utara (Medan), pada tanggal 28 September 2010.
2. Universitas Katolik Widya Mandala (Surabaya) pada tanggal 30 September 2010.
3. Universitas Sriwijaya (Palembang) pada tanggal 4 Oktober 2010.
4. Universitas Indonesia (Jakarta) pada tanggal 6 Oktober 2010.
5. Universitas Diponegoro (Semarang) pada tanggal 7 Oktober 2010.
6. Universitas Gajah Mada (Yogyakarta) pada tanggal 11 Oktober 2010.
7. Universitas Katolik Parahyangan (Bandung) pada tanggal 28 Oktober 2010.

Lebih dari 200 peserta dari berbagai universitas hadir langsung dalam rangkaian roadshow yang dilakukan panitia LRPTN XII dari Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB. Peserta roadshow LRPTN XII bukan saja dari mahasiswa universitas tempat dilakukannya roadshow, tetapi juga mahasiswa universitas sekitar tempat roadshow dilangsungkan, seperti mahasiswa ITENAS dan ITB juga ikut dalam roadshow LRPTN di UNPAR, Bandung.

2. Pelatihan Rancang Pabrik (15 Januari 2011 dan 5 Februari 2011)

Pelatihan Rancang Pabrik merupakan acara pre-event LRPTN XII yang kedua dan diadakan dalam 2 gelombang dengan materi yang sama, dimana gelombang 1 berlangsung pada tanggal 15 Januari 2011 dan gelombang berlangsung pada tanggal 5 Februari 2011, di ruang X-316 Labtek X, kampus ITB. Acara ini diadakan untuk meningkatkan kemampuan para peserta LRPTN XII dalam hal perancangan pabrik, meskipun demikian acara ini juga dibuka untuk umum. Pada acara ini, Ir. Boi Sormin (Senior Process Engineer di PT Rekayasa Industri) diundang sebagai pemberi materi dalam kedua gelombang. Pelatihan Rancang Pabrik merupakan acara pertama kali yang diadakan pada rangkaian acara LRPTN XII.

PT Rekayasa Industri merupakan salah satu EPC company ternama di Indonesia. Pada acara ini, Ir. Boi Sormin (Senior Process Engineer di PT Rekayasa Industri) yang berlaku sebagai pelatih dalam kedua gelombang, juga merupakan salah satu Dewan Juri LRPTN XI 2010 yang lalu. Beliau sudah malang melintang di dunia perancangan pabrik kimia dan mengikuti perkembangan event LRPTN HIMATEK ITB. Acara Pelatihan Rancang Pabrik ini disambut antusias dengan peserta sebanyak lebih dari 140 peserta, yang tersebar dari 10 institusi berbeda di Indonesia.

3. Lomba Esai LRPTN XII (7 Februari 2011 – 6 Maret 2011)

Lomba Essai dibuat untuk mengajak para pelajar dan mahasiswa yang tidak bisa mengikuti LRPTN untuk dapat ikut menyumbangkan pemikiran mereka terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan dan energi nasional. Lomba ini mengusung tema “Mengungkap Potensi Sumber Daya dan Inovasi Teknologi untuk Menjawab Tantangan Ketersediaan Energi dan Pangan Nasional”. Lomba essai berlangsung dalam 2 kategori yaitu kategori pelajar dan mahasiswa, serta diikuti 35 peserta dari 2 kategori.

4. Gala Dinner LRPTN XII (25 April 2011)

Gala dinner merupakan acara yang diadakan untuk menyambut para grand finalis, juri, dosen, serta tamu penting di LRPTN XII dan dilangsungkan secara privat di Restoran Maja House, Bandung. Acara ini menyajikan makan malam serta Talkshow yang mengusung tema Relevansi LRPTN terhadap Pembangunan dan Perkembangan Industri indonesia, bersama narasumber Aditya Farhan Arif (Juara LRPTN X, pemenang rekruitmen kerja dari PT Rekayasa Industri) dan Yusuf Hady (Operation Director PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk). Gala Dinner LRPTN XII diikuti oleh sekitar 60 orang.

5. Grand Final LRPTN XII (26 April-28 April 2011)

Grand Final LRPTN XII berlangsung selama 3 hari di Aula Timur ITB dan merupakan main-event dari seluruh rangkaian acara LRPTN XII. Grand final hari pertama (26 April 2011) menyajikan talkshow yang mengsung tema Mewujudkan Kemandirian Pangan Indonesia bersama narasumber Franciscus Welirang (Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk), Adhi S. Lukman (Ketua Umum GAPMMI), dan Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi (Direktur SEAFAST Center IPB) dengan moderator Ridwansyah Yusuf (presiden KM ITB 2009-2010). Pada hari ini juga, penjurian final kategori A berlangsung. Grand Final hari kedua menyajikan keynote speech dari Triharyo Soesilo, (Komisaris PT Pertamina Persero) yang mengusung tema Pentingnya Terobosan Teknologi dan Penguasaan Ilmu Rancangan Pabrik dalam Upaya untuk Memberikan Solusi Pasokan Energi, pada hari ini juga berlangsung penjurian kategori B. Grand final hari ketiga menyajikan keynote speech dari Hilmi Panigoro (Presiden Komisaris PT Medco Energi Internasional, Tbk) yang mengusung tema Current Issues in Renewable Energy Development. Pada hari ini juga berlangsung penjurian kategori C, pengumuman juara LRPTN XII, dan pengumuman pemenang rekrutmen kerja dari PT Rekayasa Industri. Grand Final LRPTN XII ditutup dengan penampilan dari Jubing Kristianto.

Grand Final LRPTN XII yang diadakan 26-28 April 2011 di Aula Timur ITB ini dihadiri sekitar 300 orang dari berbagai kalangan yang terkait dengan tema acara LRPTN XII-2011 ini, baik pihak akademisi (mahasiswa, dosen dan Guru Besar), pihak ITB, pihak industri, perusahaan inkubasi, praktisi energi dan pangan, pihak EPC Company, para speaker dan Dewan Juri LRPTN XII, pengisi stand sponsor, Badan Koordinasi Kemahasiswaan Teknik Kimia se-Indonesia, para finalis LRPTN XII, dan media pers terkait.

6. Field Trip LRPTN XII yang disponsori oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) pada tanggal 29 April 2011

Kunjungan industri ke PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Padalarang, merupakan acara post-event dari seluruh rangkaian LRPTN XII. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih jauh lagi mengenai industri secara nyata kepada para grand finalis LRPTN XII dan diikuti oleh seluruh grand finalis LRPTN XII. Acara ini diikuti oleh sekitar 25 orang, terutama para finalis LRPTN XII. Acara ini disponsori oleh perusahaan PT Pupuk Sriwidjaja (Persero)

Kami, panitia LRPTN XII-2011, juga mengucapkan selamat bagi segenap para pemenang LRPTN XII-2011. Kami benar-benar bangga akan prestasi yang telah teman-teman torehkan dalam rangkaian acara LRPTN XII-2011. Teman-teman akan menjadi bagian sejarah dalam perkembangan LRPTN dan masuk ke dalam Hall of Fame tahun depan. Berikut ini kami paparkan nama-nama pemenang kategori A, B, dan C LRPTN XII – 2011 yang akhirnya terpilih dari 87 kelompok peserta terbaik dari 15 perguruan tinggi di seluruh Indonesia:

1. Pemenang Kategori A (Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional)

Juara I : Kelompok A12
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Tepung Ganyong
Universitas : Universitas Indonesia
Anggota : Cynthia Herdiana, Hariri, Rahma Muthia

Juara II : Kelompok A24
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Antioksidan dan Multivitamin dari Ekstrak
Petai
Universitas : Universitas Katolik Widya Mandala
Anggota : Angela Fiona Patricia S., Yesi, Alfin Kurniawan

Juara III : Kelompok A04
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Isolasi Pektin Berbahan Baku Kulit Durian
Universitas : Universitas Katolik Parahyangan
Anggota : Christine Meliana, Ester Tania S.P., Friska Gloria M.

2. Pemenang Kategori B (Pengembangan Energi Terbarukan Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Energi Nasional)

Juara I : Kelompok B01
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biodiesel Tanpa Katalis dari Minyak Biji
Nyamplung
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Carlos Jonathan, Huibert T., Alvin Gunawan

Juara II : Kelompok B15
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biobutanol dari Tongkol Jagung dengan
Teknologi Gasifikasi Biomassa
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Eliza Bratadjaja, Michael Enoh Prasetya, Richard

Juara III : Kelompok B06
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biodiesel Generasi II dengan Teknologi
Plasma
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Junior Setiawan, Maria Anindita Nauli, Rian A.

3. Pemenang Kategori C / Problem Solving (“Permasalahan Treatment pada Produksi Biodiesel dari Reaktor Esterifikasi menuju Transesterifikasi, PT Ganesa Energy 77”)

Juara I : Kelompok C10
Judul Solusi Problem Solving : Pembuangan Air Secara Kontinu pada Reaktor
Esterifikasi dengan Molecular Sieve
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Jhonson Jaya, Hendra

Juara II : Kelompok C13
Judul Solusi Problem Solving : Peningkatan Rasio Molar Metanol
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Muhamad Miftachudin, Julian Harris

Juara III : Kelompok C16
Judul Solusi Problem Solving : Increasing Reactant Ratio and Caustic Washing
Universitas : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Anggota : Muhammad Rizal, Juanmar Mikael

Secara umum, penyelenggaraan LRPTN XII-2011 berlangsung dengan sangat baik, diapresiasi sangat positif oleh berbagai pihak, dan dapat mencapai tujuan serta sasaran pelaksanaannya. Panitia Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) XII-2011 mengucapkan terima kasih yang sebesar‐besarnya kepada:

1. Program Studi Teknik Kimia ITB, Fakultas Teknologi Industri ITB, dan Institut Teknologi Bandung

2. Seluruh perusahaan‐perusahaan yang telah berpartisipasi sebagai sponsor dalam acara ini
a) PT Pupuk Sriwidjaja (Persero)
b) PT ANTAM (Persero) Tbk
c) PT Lautan Luas Tbk
d) BPMIGAS
e) PT Kaltim Pasifik Amoniak
f) PT Pasadena Engineering Indonesia
g) PT Holcim Indonesia Tbk
h) PT Garudafood Putra Putri Jaya

3. Seluruh media pers yang telah berpartisipasi sebagai media partner dalam acara ini
a. Blitz Megaplex
b. Majalah Energi
c. Harian Republika
d. Bandung Ekspres
e. Radio KLCBS
f. Indonesia Berprestasi
g. Radio Kampus ITB
h. Info Bandung
i. Okezone
j. Majalah Boulevard ITB
k. Radio Prambors, Bandung

4. Para Pembicara / speaker dalam Grand Final LRPTN XII, 26-28 April 2011
5. Para Dewan Juri LRPTN XII
6. Para Dosen Teknik Kimia ITB
7. Mahasiswa Teknik Kimia dan jurusan lainnya dari seluruh Indonesia
8. Para pengisi acara LRPTN XII
9. Media pers yang hadir dalam seluruh rangkaian acara LRPTN XII, terutama pada Grand Final LRPTN XII
10. Pihak‐pihak lain yang telah membantu penyelenggaraan LRPTN XII namun tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

untuk seluruh kerjasama yang dilakukan sehingga acara LRPTN XII-2011 dapat terselenggara dengan sangat baik. Panitia LRPTN XII-2011 juga memohon maaf terhadap segala kesalahan atau kekurangan yang tidak dapat kami hindarkan dalam penyelenggaraan acara ini. Semoga acara ini dapat memberi manfaat bagi perkembangan industri nasional dan inspirasi bagi kita semua sebagai generasi muda bangsa Indonesia.


Bandung, Mei 2011
Salam hangat,
Ivan Hadinata Rimbualam
Ketua Panitia LRPTN XII-2011

Penutupan Grand Final LRPTN XII yang Spektakuler, 28 April 2011

Penutupan Grand Final LRPTN XII yang Spektakuler

28 April 2011 di Aula Timur ITB, Bandung

Setelah pembukaan GrandFinalLomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional XII (LRPTN) oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITB pada hari Selasa, 26 April 2011 lalu, di Aula Timur, ITB, Bandung, dibuka secara simbolis dengan pemukulah gong dan sambutan oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Dr. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S.. Rangkaian acara grand final LRPTN berlangsung hingga hari Kamis, 28 April 2011 dengan acara puncak pengumuman pemenang masing-masing finalis dan penampilan dari Jubing Kristianto.

Berbeda dengan hari pertama yang diawali dengan talkshow dari tiga pembicara, yaitu Franciscus Welirang (Direktur PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk), Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi (Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology Center IPB), dan Adhi S. Lukman (Gabungan Antar Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia dengan tema ketahanan pangan, hari kedua LRPTN XII diisi dengan seminar tentang ketahanan energi oleh Ir. Triharyo Soesilo, M.Che. (Komisaris PT Pertamina), sedangkan hari ketiga diisi dengan seminar oleh Hilmi Panigoro (Presiden Komisaris PT Medco Energi Internasional, Tbk) tentang current issues in renewable energy development. Menurut Hilmi Panigoro, pengisi acara yang diundang dalam acara ini merupakan orang-orang profesional dalam bidangnya, lebih lanjut beliau berharap masing-masing finalis juga memiliki kualitas yang tinggi sehingga dapat mengikuti jejak para profesional tsb.

Selama tiga hari acara berlangsung, masing-masing finalis juga menunjukkan kebolehan masing-masing melalui presentasi proposal mereka. Hari pertama diisi dengan presentasi finalis dari kategori rancangan pabrik pangan, hari kedua diisi dengan presentasi finalis dari kategori rancangan pabrik energi, dan hari ketiga diisi dengan presentasi finalis dari kategori problem solving masalah Treatment pada Produksi Biodiesel dari Reaktor Esterifikasi menuju Transesterifikasi dari PT Ganesha Energy 77.

Acara penutupan grand final LRPTN XII ini terkesan sangat spektakuler dengan mengusung penampilan dari Jubing Kristianto yang dihadiri oleh seluruh undangan massa himpunan dari dalam dan luar kampus ITB.

Berikut adalah nama pemenang LRPTN XII yang akhirnya terpilih dari 87 peserta dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia:

  1. Pemenang Kategori A
    1. Juara I :Pabrik Tepung Ganyong dari Universitas Indonesia
    2. Juara II :Pabrik Antioksidan dan Multivitamin dari Ekstrak Petai dari Universitas Widya Mandala
    3. Juara III :Pabrik Isolasi Pektin Berbahan Baku Kulit Durian dari Universitas Parahyangan
  2. Pemenang Kategori B
  1. Juara I :Pabrik Biodiesel Tanpa Katalis dari Minyak Biji Nyamplung dari ITB
  2. Juara II :Pabrik Biobutanol dari Tongkol Jagung dengan Teknologi Gasifikasi Biomassa, ITB
  3. Juara III :Pabrik Biodiesel Generasi II dengan Teknologi Plasma, ITB

3. Pemenang Kategori C

  1. Juara I : Pembuangan Air Secara Kontinu pada Reaktor Esterifikasi dengan Molecular Sievedari ITB
  2. Juara II :Peningkatan Rasio Molar Metanol dari ITB
    1. 3. Juara III :Increasing Reactant Ratio and Caustic Washingdari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Pemenang berhak membawa pulang hadiah total hingga hingga 47 juta rupiah yang dipersembahkan oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), PT ANTAM (Persero) Tbk, dan PT Lautan Luas Tbk dan satu ikatan kerja dari PT Rekayasa Industri.

Grand Final LRPTN XII Hari Kedua, 27 April 2011

Grand Final LRPTN XII Hari Kedua, 27 April 2011

Hari kedua Grand Final LRPTN XII dibuka oleh penampilan Keluarga Paduan Angklung ITB dengan memainkan lagu Indonesia Raya dan sambutan dari Ketua Program Studi Teknik Kimia, Dr. IGBN Makertihartha. Rangkaian acara grand final hari kedua ini kemudian dilanjutkan dengan keynote speech dari Ir. Triharyo Soesilo, M.Che, (Komisaris PT Pertamina) tentang ketahanan energi. Moderator acara ini adalah dosen muda dari teknik kimia ITB, Dr. Antonius Indarto yang juga merupakan pemenang LRPTN VI.

Acara inti dari grand final LRPTN ini adalah presentasi finalis dari kategori B yang semuanya berasal dari ITB. Berikut adalah daftar finallis untuk kategori B :

1. Kelompok B01

Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biodiesel Tanpa Katalis dari Minyak Biji Nyamplung

Universitas : Institut Teknologi Bandung

Anggota : Carlos Jonathan, Huibert Tjokrobudiyanto, Alvin Gunawan

2. Kelompok B06

Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biodiesel Generasi II dengan Teknologi Plasma

Universitas : Institut Teknologi Bandung

Anggota : Junior Setiawan, Maria Anindita Nauli, Rian Aditiana

3. Kelompok B15

Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biobutanol dari Tongkol Jagung dengan Teknologi Gasifikasi BIomassa

Universitas : Institut Teknologi Bandung

Anggota : Eliza Bratadjaja, Michael Enoh Prasetya, Richard

Juri untuk kategori B adalah Prof. Heru Setyawan (Guru Besar Teknik Kimia ITS), Dr. Ir. Tjahjono Herawan, Msc. (praktisi pusat penelitian kelapa sawit), Ir. Digna jatiningsih, MT. (process engineer PT Pupuk Kaltim), dan Muhammad Yudi Wahyudi (engineering manager PT Pasadena Engineering Indonesia)

Grand Final LRPTN XII Hari Pertama, 26 April 2011

Grand Final LRPTN XII Hari Pertama, 26 April 2011

Pembukaan GrandFinal LRPTN XII diselenggarakan di Aula Timur, ITB, Bandung pada hari Selasa, 26 April 2011 dibuka dengan penampilan Tari Saman dari Unit Kesenian Aceh ITB serta Tari Remo dari Loedroek ITB. Secara simbolis, Grand Final LRPTN XII dibuka dengan pemukulan gong dan sambutan oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Dr. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S. serta sambutan dari Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri Bidang Sumberdaya, Dr. Yazid Bindar. Melalui pembukaan tersebut disampaikan pandangan positif terhadap adanya acara LRPTN ITB yang telah berhasil mencetak bebarapa output teknik kimia yang mampu berkarya untuk Indonesia.

Salah satu acara pada hari pertama penyelenggaraan LRPTN ini adalah talkshow “Mewujudkan Kemandirian Pangan Indonesia” oleh Franciscus Welirang (Direktur PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk), Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi (Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology Center IPB), dan Adhi S. Lukman (Gabungan Antar Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia) dengan moderator Ridwansyah Yusuf (Mantan Presiden Keluarga Mahasiswa ITB). Secara umum, talkshow ini menerangkan potret ketahanan pangan Indonesia serta bagaimana industri pangan harus menyikapinya.

Selanjutnya, finalis dari rancang pabrik kategori pangan, yang berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Katolik Widyamandala, dan Universitas Parahyangan, menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui presentasi perancangan pabriknya di depan para juri dan penonton. Juri untuk kategori A ini berasal dari akademisi teknik kimia dan kalangan industri bidang pangan sehingga diharapkan dapat menghasilkan output pemenang yang terbaik di bidangnya. Finalis dari Universitas Indonesia menyajikan judul “Pabrik Tepung Ganyong” yang menitikberatkan substitusi tepung gandum dengan tepung ganyong, finalis dari Universitas Parahyangan mengangkat tema “Pabrik Isolasi Pektin dari Kulit Durian”, sedangkan finalis dari Universitas Katolik Widyamandala mempresentasikan “Pabrik Antioksidan dan Multivitamin dari Ekstrak Petai. Pabrik Antioksidan dan Multivitamin dari Ekstrak Petai misalnya, dinilai memiliki ide kreatif yang patut direalisasikan melihat komponen obat yang cukup lengkap dengan harga yang kompetitif oleh beberapa juri.

Rangkaian acara Grand Final LRPTN XII ini masih akan berlangsung di Aula Timur, ITB, Bandung hingga hari Kamis, 28 April 2011 mendatang. Rangkaian acara ini akan dimeriahkan oleh penampilan puncak dari Fruit n’ Salads Band serta Jubing Kristianto dan menghadirkan pembicara-pembicara yang ahli pada bidangnya. Pengumuman pemenang LRPTN XII akan diselenggarakan pada hari terakhir grand Final untuk memperebutkan hadiah total hingga hingga 47 juta rupiah yang dipersembahkan oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), PT ANTAM (Persero) Tbk, dan PT Lautan Luas Tbk dan ikatan kerja dari PT Rekayasa Industri.

Berita ini juga dapat dibaca di http://kampus.okezone.com/read/2011/04/26/373/450285/himatek-itb-gelar-final-lomba-rancang-pabrik

Minggu, 03 April 2011

Grand Final Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) XII 2011, 26-28 April 2011, Aula Timur ITB

[HIMATEK ITB Proudly Present]
Grand Final Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) XII 2011

Selasa-Kamis, 26-28 April 2011
Aula Timur ITB pukul 09.00-17.00

(Pembukaan Grand Final LRPTN XII : Selasa, 26 April 2011 di Aula Timur ITB pukul 08.00)

Tema 2011 : “PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM INDONESIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DAN ENERGI NASIONAL”

Acara:

A. Speaker :
1. Franciscus Welirang, Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk
2. Prof. Dr. Purwiyatno Haryadi, Direktur Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center IPB
3. Adhi S Lukman, Ketua Umum GAPMMI / Gabungan Antar Pengusaha Makanan & Minuman Indonesia
4. Triharyo Soesilo, Komisaris PT. Pertamina (Persero)
5. Yani Panigoro, Komisaris PT. Medco Energi Internasional, Tbk *

B. Presentasi Peserta Finalis LRPTN XII (Kategori A, B, dan C)

Kategori A: Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional.

Kategori B: Pengembangan Energi Terbarukan Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Energi Nasional.

Kategori C: Permasalahan Treatment pada Produksi Biodiesel dari Reaktor Esterifikasi menuju Transesterifikasi, PT Ganesha Energy 77

- Pengumuman Pemenang LRPTN XII Kategori A, B, dan C

- Pengumuman Pemenang Lomba Esai Pelajar & Mahasiswa

C. Perfomance by :

JUBING KRISTIANTO

FRUIT N’ SALADS

LINGKUNG SENI SUNDA ITB *

KELUARGA PADUAN ANGKLUNG ITB

*masih dalam konfirmasi

Contact Us :

Event : Julius ((081808093736), Lomba Esai : Saefuludin (085227771116), Rancang Pabrik : Yohanes (0818437525)

www.lrptn.com , via email : lrptnxii@lrptn.com, via twitter : @lrptnxii, via FB : LRPTN XII

Sabtu, 02 April 2011

Menjelang Grand Final LRPTN XII 2011, 26-28 April 2011

Tidak disangka, rangkaian ajang kompetisi nasional mahasiswa Teknik Kimia terbesar di Indonesia, yaitu Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) XII 2011, telah mendekati waktu akan diselenggarakanya Grand Final LRPTN XII 2011 - HIMATEK ITB. Grand Final akan diselenggarakan di Aula Timur ITB, Bandung, pada tanggal 26-28 April 2011 mulai jam 8.00 - 17.00.

Logo LRPTN XII
LRPTN XII 2011, HIMATEK ITB

LRPTN XII 2011 mengusung tema “PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM INDONESIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DAN ENERGI NASIONAL”. LRPTN XII diadakan sebagai stepping stone bagi kalangan akademisi dan praktisi Teknik Kimia untuk mencurahkan ide dan pemikiran dalam pengembangan industri kimia yang berbasiskan sumber daya alam Indonesia, u ntuk meningkatkan ketahanan pada sektor pangan dan energi nasional. LRPTN XII diharapkan dapat mencetuskan ide-ide solutif dan inovatif mengenai pemanfaatan sumber daya Indonesia secara optimal tanpa melupakan kearifan lokal sebagai upaya dalam meningkatkan ketahanan pangan dan energi nasional, serta menjadi penggerak bagi perindustrian di Indonesia. Pada akhirnya, LRPTN XII diharapkan dapat menjadi batu pijakan bagi perkembangan industri di Indonesia.

Roadshow ke UGM
Roadshow LRPTN XII ke UGM

Berbagai rangkaian LRPTN XII telah dilalui bersama, dimulai dengan Roadshow LRPTN XII 2011 ke 7 kota besar pada September - Oktober 2011. Roadshow LRPTN XII merupakan acara pre-event LRPTN XII yang dilakukan paling awal dengan tujuan memperkenalkan kompetisi LRPTN (tema dan kategori lomba) beserta sistem pendaftarannya. Panitia LRPTN XII melakukan roadshow LRPTN ke berbagai lokasi universitas ternama di Indonesia, yaitu

  1. Universitas Sumatera utara (Medan), pada tanggal 28 September 2010.
  2. Universitas Katolik Widya Mandala (Surabaya) pada tanggal 30 September 2010.
  3. Universitas Sriwijaya (Palembang) pada tanggal 4 Oktober 2010.
  4. Universitas Indonesia (Jakarta) pada tanggal 6 Oktober 2010.
  5. Universitas Diponegoro (Semarang) pada tanggal 7 Oktober 2010.
  6. Universitas Gajah Mada (Yogyakarta) pada tanggal 11 Oktober 2010.
  7. Universitas Katolik Parahyangan (Bandung) pada tanggal 28 Oktober 2010.

Lebih dari 200 peserta dari berbagai universitas hadir langsung dalam rangkaian roadshow yang dilakukan panitia LRPTN XII dari Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB. Peserta roadshow LRPTN XII bukan saja dari mahasiswa universitas tempat dilakukannya roadshow, tetapi juga mahasiswa universitas sekitar tempat roadshow dilangsungkan, seperti mahasiswa ITENAS dan ITB juga ikut dalam roadshow LRPTN di UNPAR, Bandung.

PRP
Pelatihan Rancang Pabrik LRPTN XII

Rangkaian LRPTN, yang telah diadakan semenjak 1996 ini, dilanjutkan dengan event besar di bulan Januari dan Februari 2011, yaitu Pelatihan Rancang Pabrik (PRP) oleh Ir. Boi Sormin, Senior Process Engineer PT Rekayasa Industri, salah satu EPC Company ternama di Indonesia. Pelatihan Rancang Pabrik merupakan acara pre-event LRPTN XII yang kedua dan diadakan dalam 2 gelombang dengan materi pelatihan yang sama, dimana gelombang 1 berlangsung pada tanggal 15 Januari 2011 dan gelombang berlangsung pada tanggal 5 Februari 2011. Acara ini diadakan untuk meningkatkan kemampuan para peserta LRPTN XII secara khusus dan juga mahasiswa Teknik Kimia se-Indonesia secara umum dalam hal perancangan pabrik kimia.

Pada acara ini, Ir. Boi Sormin (Senior Process Engineer di PT Rekayasa Industri) diundang sebagai pelatih dalam kedua gelombang. Beliau juga merupakan salah satu Dewan Juri LRPTN XI 2010 yang lalu. Beliau sudah malang melintang di dunia perancangan pabrik kimia dan mengikuti perkembangan event LRPTN HIMATEK ITB. Acara Pelatihan Rancang Pabrik ini disambut antusias dengan peserta sebanyak lebih dari 140 peserta, yang tersebar dari 10 institusi berbeda di Indonesia. Banyak mahasiswa yang ingin menjadi peserta Pelatihan Rancang Pabrik, namun belum mendapatkan kesempatan pada event LRPTN XII karena keterbatasan fasilitas acara training ini.

Pre Event ketiga yang dilakukan oleh rangkaian LRPTN XII adalah Lomba Essai LRPTN XII. Lomba ini bertemakan “Mengungkap Potensi Sumber Daya dan Inovasi Teknologi untuk Menjawab Tantangan Ketersediaan Energi dan Pangan Nasional”. Kompetisi esai ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta dari kalangan SMA dan mahasiswa berbagai daerah di Indonesia.

Grand Final LRPTN XII 2011, pada tanggal 26-28 April 2011 di Aula Timur ITB akan menyelenggarakan seminar dan talkshow dari berbagai speaker ternama, seperti: Franciscus Welirang, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk.,Prof. Dr. Purwiyatno Haryadi, Direktur Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center IPB, Adhi S Lukman (Ketua Umum GAPMMI / Gabungan Antar Pengusaha Makanan & Minuman Indonesia), Triharyo Soesilo, Komisaris PT. Pertamina (Persero), dan Yani Panigoro, Komisaris PT. Medco Energi Internasional, Tbk. * (* : masih dalam konfirmasi). Grand Final LRPTN XII juga akan dihadiri oleh 10 Dewan Juri LRPTN dari ketiga kategori. Dewan Juri LRPTN berasal dari pihak akademisi, pihak praktisi (peneliti/pihak industri), perusahaan EPC, dan pengusaha. Selain itu Grand Final LRPTN XII akan dimeriahkan oleh beberapa performer, dua diantaranya adalah Jubing Kristianto dan Fruit n' Salads, serta banyak lagi. Grand Final LRPTN XII juga akan dimeriahkan oleh berbagai stand perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia.

Pada Grand Final LRPTN, masing-masing hari akan ditampilkan Presentasi para Finalis peserta kompetisi LRPTN, kategori A, B, dan C. Mereka, 9 finalis terbaik LRPTN XII, akan mempresentasi karya perancangan pabriknya di depan Dewan Juri LRPTN dan publik umum. Publik yang akan mendengar akan hadir dari berbagai pihak akademisi, praktisi (peneliti / pihak industri), investor, mahasiswa mahasiswa universitas sekitar Bandung dan supporter universitas Finalis, dan juga siswa siswi SMA sekitar Bandung. Proses seleksi finalis LRPTN berlangsung sangat ketat. Seleksi awal dilakukan oleh masing-masing universitas. Universitas yang ikut dalam ajang kompetisi ini adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Universitas Sriwijaya (UNSRI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Nasional (ITENAS), Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Universitas Trunojoyo, Politeknik Pos Indonesia, Universitas Surabaya (UBAYA), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), UPN Veteran Jogjakarta,dan Universitas Katolik Widya Mandala.

Masing-masing universitas di sepanjang Indonesia, sebanyak 15 universitas, melakukan seleksi ketat untuk mengirimkan dutanya/wakilnya untuk maju menjadi peserta kompetisi LRPTNX II 2011. Sebanyak 86 kelompok terbaik pilihan wakil dari 15 universitas ikut dalam tahap awal ajang kompetisi LRPTN XII yang berisikan 3 kategori lomba, yaitu:

  1. Kategori A: Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional
  2. Kategori B: Pengembangan Energi Terbarukan Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Energi Nasional
  3. Kategori C: Problem Solving “Permasalahan Treatment pada Produksi Biodiesel dari Reaktor Esterifikasi menuju Transesterifikasi, PT Ganesha Energy 77”

Sebanyak 86 kelompok peserta LRPTN XII 2011 bersaing dalam seleksi berkas/dokumen berupa draft laporan masing-masing kategori pada 31 Januari 2011. Hanya sekitar 50 kelompok terbaik yang lolos seleksi berkas draft laporan tersebut dan masuk ke Babak Semifinal. Sekitar 50 kelompok terbaik masih melakukan seleksi selanjutnya dengan mengirimkan berkas akhir proposal laporan perancangan pabrik kimia (kategori A dan B) dan laporan penyelesaian kategori C pada tanggal 13 Maret 2011. Nanti Dewan Juri akan memeriksa sekitar 50 berkas dokumen para semifinalis dan sekitar 2 minggu sebelum penyelenggaraan Grand Final LRPTN XII 2011, para finalis LRPTN XII akan diumumkan melalui berbagai media. Hanya 9 Finalis LRPTN yang akan diundang untuk presentasi di ITB di depan para Dewan Juri dan juga beberapa investor.

Sebelum melakukan presentasi pada tanggal 26-28 April 2011 di depan Dewan Juri, para finalis LRPTN XII akan diundang mengikuti jamuan Gala Dinner pada tanggal 25 April 2011 di Bandung. Nantinya Finalis LRPTN selain mempresentasikan karya perancangan pabrik dan penyelesaian problem solvingnya juga akan mendapat kesempatan untuk field trip gratis ke PT Indofood Sukses Makmur Tbk. pada hari Jumat, 29 April 2011, sebagai Post Event LRPTN XII. Penyelenggaraan LRPTN diharapkan dapat menjadi suatu wadah berkarya bagi mahasiswa se-Indonesia dalam lingkup keilmuan Teknik Kimia. Selain itu, LRPTN ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri nasional.

Poster Majalah Energi

Rabu, 23 Maret 2011

Ringkasan “Forum ITB – Industri Indonesia 2020 & beyond“

Ringkasan “Forum ITB – Industri Indonesia 2020 & beyond“
Kamis, 17 Maret 2011 pk. 14:00 - 18:00 di Gedung The Energy lantai 28, SCBD Jakarta.

Oleh : Ivan Hadinata Rimbualam / ITB 2007

A. Ibu Yani Panigoro, selaku Ketua MWA ITB dan Penyelenggara “Forum ITB – Industri Indonesia 2020 & beyond“, memberikan sambutannya kepada para peserta forum ini dan menjelaskan tujuan forum ini secara umum.

Tujuan Forum:
1. ITB Mendengar
2. Memperkuat Kolaborasi ITB-Industri
3. Master Plan ITB 2020

Sesi 1:

B. Pak Martiono Hadianto (CEO Newmont) mempresentasikan mengenai “Link & Match: The Newmont Case”. Beliau mengatakan bahwa visi hebat dan jangka panjang ITB haruslah didukung secara penuh oleh pemerintah Indonesia. Visi dan rencana yang disusun ITB haruslah diketahui dan disejalankan dengan pemerintah Indonesia agar rencana yang dikerjakan ITB tidak sia-sia dan didukung penuh oleh segenap bangsa Indonesia. Kekuatan ITB haruslah sejalan juga dengan dukungan pemerintah Indonesia. Newmont berjanji akan sangat membantu ide-ide inovatif dari ITB.

Beliau menyimpulkan bahwa agar ITB mencapai visinya di 2020 dengan gemilang, maka ITB dan Alumni ITB harus menyesuaikan lingkungan bisnis/kerja, menyelesaikan gap yang terjadi pada kebutuhan perusahaan dan kemampuan universitas/pendidikan tinggi, universitas harus mencari cara unik dan berbeda agar memperkecil gap tersebut, serta upaya perusahaan juga untuk menjembatani gap tersebut.


C. Pak Triharyo Soesilo (Pertamina Persero)/ Pak Hengki

1. Trend Surplus Ekspor Indonesia akan CPO dan Karet naik, namun tidak ada ahli / expertise dari ITB di area ini. “Alumni ITB are in wrong business”. Alumni ITB belum berani merambah dunia oleochemical, padahal area ini menyediakan peluang yang sangat besar dengan data-data ekspor yang terus meningkat.
2. Trend Surplus Ekspor Indonesia akan Bahan Tambang terus naik. Alumni ITB sukses menguasai Bahan Tambang, seperti terdapat CEO ANTAM, CEO Newmont, dll. Namun bahan tambang batubara hanya diekspor saja, tidak dinaikan nilai jualnya terlebih dahulu. Padahal batubara lebih efektif jika diolah terlebih dahulu, seperti dilikuefaksi, digasifikasi, dll sebelum dijual. Nilai jual batubara yang sudah diolah akan lebih tinggi daripada hanya dijual sebagai batubara mentah.
3. Trend Produk Listrik: Indonesia dari pengekspor menjadi pengimpor. Hal ini ironis sekali. Dahulu produk listrik merupakan kebanggaan bangsa Indonesia. Namun sekarang kita harus mengimpor produk listrik.
4. Trend Produk Mekanik: mengalami hal ironis sama dengan Trend Produk Listrik, yaitu Indonesia dari pengekspor menjadi pengimpor.

Pertarungan di masa akan datang adalah perebutan pasar, bukan perebutan SDA lagi karena pasar tidak ada batasnya. Market sebuah bisnis tak ada batasnya, sedangkan SDA telah terkotak-kotak oleh yang namanya negara.

D. Pak Fazwar Bujang (CEO Krakatau Steel) berpedapat bahwa untuk mengembangkan pendidikan di ITB dalam menunjang industri baja nasional perlunya mahasiswa ITB memanfaatkan lebih waktu liburnya/ semester pendek bukan untuk mempercepat waktu kelulusannya, namun menggali pengalaman mahasiswa untuk memperoleh sertifikasi dan pengalaman sebagai bekal untuk profesionalisme/entrepreunership. Hal tersebut dapat diperoleh dengan mencari pengalaman lewat kerja praktek dan mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kreativitas dan kesiapan mahasiswa di masyarakat. Program semester pendek sebaiknya diisi dengan kegiatan-kegiatan untuk pelatihan/pendidikan mempersiapkan agar lulusan ITB siap pakai. ITB juga sebaiknya mengembangkan juga program D3 dan D4. Pendidikan Strata-2 sebaiknya dibagi menjadi 2 jenis yaitu: Scientific dan Aplikatif. ITB juga harus wajib menanamkan budaya integritas yang tinggi dan kemampuan bekerja secara team work.

Sesi 2:

E. Pak Hamid Batubara (CEO Chevron) mengatakan bahwa dibutuhkan alumni dari ITB yang merupakan SDM yang tangguh dalam jangka waktu yang panjang. Tangguh artinya tidak mudah menyerah dan juga dapat bekerja dengan keras, serta dapat bekerjasama dengan sesama yang lain. Chevron mengadakan berbagai program internship yang ditujukkan untuk meningkatkan pengalaman SDM dari mahasiswa ITB.

F. Eden Napitupulu (CEO COGINDO), COGINDO merupakan anak perusahaan dari PLN. Beliau memaparkan tingkat konsumsi energi dunia pada 2015 akan menunjukkan bahwa negara China akan melampaui negara USA. Kebutuhan China akan meningkat secara pesat menuju 2015. Hal ini akan berdampak besar pada penyediaan energi di dunia. Beliau menjelaskan alasan Alumni ITB sekarang lebih sukar beradapatasi saat menghadapi dunia kerja / nyata dibandingkan dengan alumni universitas lain. Beliau juga mengatakan alumni universitas lain lebih bersifat fleksibel, mungkin karena mayoritas berlokasi di Jakarta, Metropolitan Indonesia. Beliau sambil bercanda mengatakan bahwa sebaiknya ITB membangun cabang di dekat kota Jakarta, Metropolitan Indonesia, bukan di daerah-daerah terpencil jauh dari metropolitan yang menyebabkan mahasiswanya kurang fleksibel.

G. Pak Rinaldi Firmansyah (CEO Telkom)

Beliau menjelaskan bahwa menurutnya Alumni ITB kurang “attack”, yaitu kurang berjuang dan terlalu mudah menyerah pada kondisi yang sulit. Alumni ITB kurang memiliki nyali untuk berjuang dan bekerja keras. Kelemahan bahasa inggris sebagai salah satu modal berkompetisi dengan lulusan terbaik dari berbagai universitas luar negeri juga menjadi kelemahan para Alumni ITB. Kekurangan kemampuan bahasa internasional ini merupakan concern yang harus diperjuangkan. Bahasa inggris yang lemah membuat alumni ITB tidak dapat masuk ke top school di dunia karena merupakan syarat utama agar dapat berkompetisi dalam dunia.
Sesi 3:

H. Pak R. J. Lino (CEO Pelabuhan Indonesia II)
Beliau menjelaskan bahwa agar perusahaan Pelindo II sukses maka faktor infrastrukturnya harus juga kuat. Sedangkan infrastruktur di Indonesia untuk menunjang industri pelabuhan dari dahulu sampai sekarang perbaikannya hampir tidak ada yang berarti. Lalu bagaimana perusahaan pelabuhan dapat bersaing dengan kondisi tantangan ini. Beliau juga mengatakan lulusan berbagai universitas tidak memiliki pengalaman dalam dunia industri pelabuhan.

I. Pak Bambang (CEO Tempo)
Beliau menekankan janganlah kita sebagai Alumni ITB membiarkan berbagai penyelewengan terjadi di sekitar kita, kita harus menggalang kekuatan bersama satu Alumni ITB untuk menaikan nyali, keberanian dan ketangguhan kita, serta nilai integritas kita dalam melawan segala ketidak benaran agar semua hal yang menyeleweng dapat ditindak tegas. Beliau menjelaskan janganlah kita terlalu sering menyalahkan pemerintah Indonesia, namun kita harus berjuang membantu pemerintahan dan tidak terlalu bergantung kepada pemerintah. Kita harus berjuang hal – hal yang dapat kita perjuangkan demi bangsa ini sebagai satu Alumni ITB.