Senin, 06 April 2009

PRA - Pengabdian Masyarakat II, Ciparay


Hari Minggu , tanggal 29 Maret 2009 kemarin, beberapa tim kecil dari teman-teman saya Teknik Kimia melakukan pendekatan ke masyarakat RW 21 Ciparay Desa Pakutandang. Kami masih peduli akan keberlangsungan dari Pengabdian Masyarakat kami di Ciparay. Oleh karena itu kami datang lagi meneruskan program PM kami yang sempat tertunda karena agenda-agenda akademik kami yang padat. Kami hari itu melakukan pendekatan sosial ke masyarakat yang umumnya petani dengan alasan kami merasakan akan sangat penting aspek sosial bagi kami agar dekat ke masyarakat di sana agar proses keberlanjutan PM kami akan terjaga dengan baik. Karena ketika kita dekat ke masyarakat, kami akan diterima masyarakat bagaikan keluarga saja.
Agendanya yaitu kami bersama warga sana memperbaiki fasilitas dan bangunan kantor RW 21 serta fasilitas MCK di RW 21 yang belum layak pakai sebagai sarana pendekatan dengan warga. Kami bersama warga disana bersama-sama mengecat dinding kantor RW , mengisi kantor RW dengan papan tulis beserta spidolnya , lalu juga memasang papan nama Kantor RW dan juga menambahkan pintu bagi kantor tersebut. Untuk perbaikan MCK , kami tidak terlalu banyak membantu karena tukang batu disana sudah ahli dan kami tidak ahu bagaimana cara menyemen dan lain2. Kami hanya membantu angkat-angkat bambu dan juga mengaduk semen. Lalu kami juga makan bersama dengan warga sebagai salah satu wujud interaksi kita dengan warga sekitar RW 21 yang mayoritas petani dan buruh kerja. Tujuan kami melakukan kegiatan ini semua adalah agar kami menjadi makin dekat dengan warga dan makin banyak berinteraksi dengan masyarakat sehingga kami tahu apa yang sedang dibutuhkan warga khususnya petani di waktu - waktu sekarang ini.

Ini merupakan Pra-PM 2 kami sebelum kami masuk ke kegiatan/ program inti dari PM 2 kami yang akan kami fokuskan ke arah pembuatan kompos dan penanaman padi metode SRI. Kami sadar kami mahasiswa Teknik seringkali kurang memikirkan aspek sosial ketika kami mau masuk ke komunitas warga / masyarakat utk menerapkan suatu teknologi baru , oleh karena tiu kami belajar memperbaiki sisi-sisi sosial pendekatan kami. Kami tahu masyarakat suka akan sesuatu yang praktis dan langsung bisa dirasakan manfaatnya.


Semoga kegiatan kami diberkati agar berjalan lancar dan sukses!!
Percayalah kerja keras kita akan berbuah hasil , yaitu pembelajaran yang utuh sebagai mahasiswa.

Minggu, 05 April 2009

Proyek Penanaman Padi SRI


Jujur gw sangat salut ma temen gw. Bukan 1 orang tapi beberapa temen-temen gw di teknik kimia ITB. Sebuah proyek yang coba gw cetuskan kira-kira pada bulan Oktober 2008 lalu masih diteruskan dan ditekuni oleh beberapa temen gw yang rajin-rajin ini. Gw hanya pencetusnya , cuman memfloorkan ide2 ini. Gw tidak turut banyak andil dalam kegiatan kontrolling proyek uji coba penanaman padi SRI. Ternyata temen2 gw ini tetep rajin dan mau belajar banyak dr kegiatan-kegiatan ini dengan terus merawat keberjalanan kontrolling proyek2 ini... Trimakasih atas jerih payah kalian semua. Saya salut atas kerja keras dan tiap waktu tenaga dan pikiran yang mereka keluarkan buat berjalannya kegiatan-kegiatan ini. Thanks for all dan jerih payah kalian akhirnya berbuah hasil kan. Akhirnya padi SRI nya keluar bulir-bulir padinya . Sukses besar temen2. Ambil hikmah dan pembelajarannya yakk...Bagikan kerja besar kalian ke temen2 yang lain ..
Padinya akhirnya sukses dan berhasil walau belum maksimal...Semangat

Kenangan Retret PDTK 2009


Waktu itu , kira-kira sebulan yang lalu. Gw bersama temen2 seiman dalam keluarga Persekutuaan Doa Teknik Kimia (PDTK) ITB mengadakan acara retret. Gw merupakan salah satu panitianya. Yah tapi ga bantu2 banyak juga sih dlm perencaannya, hanya membantu urusin tagih2 uang pendaftaran ke anak-anak PD yang ikutan acara retret ini. Hm...kegiatan retret kali ini ga gt rame tapi sangat berkesan bagi gw. Di tengah kesibukan gw di semester ini yg full sekali, gw berterimakasih ma Tuhan masih diksh kesempatan buat bersekutu dengannya dan belajar lebih banyak akan kasih Kristus. Gw yang masih banyak dosanya ini mencoba belajar lagi menjadi anak2 Tuhan yang lebih baik lagi lewat Retret kali ini dengan temen2 gw yg lainnya di teknik kimia ITB....
Retret artinya suatu kesempatan buat kita untuk melepaskan segala aktivitas/ kesibukan kita di kegiatan sehari - hari kita , dan kita mengkhususkan waktu kita hanya untuk Tuhan. Jadi kita melepaskan segala beban dan kesibukan kita untuk sementara untuk kembali merenungkan dan mendekatkan diri kita ke Tuhan Yesus kita. Pergi ke Lembang utk 3 hari 2 malam ini melepas segala hal2 duniawi kita dan berfokus pada hal rohani kita membuat gw sangat nyaman, tenang dan hatinya damai sekali..Thanks 4 the retret PDTK

Selamat buat Nugraha sebagai Ketua Retret kali ini... Acaranya bgus dan bermakna bagi gw dan kita semua. Semoga Tuhan memberkati kita dan PDTK kita. Amien.

Kamis, 02 April 2009

Belajar tiap detik kita hidup

Yang gw mau sharingkan di forum rileks kali ini adalah apakah kita sadar bahwa berjuat , bermiliar peluang belajar ada di depan muka kita , ada di tiap detik kita hidup dan tiap detik kita beraktivitas. Lalu kemanakah segala peluang belajar di hidup kita sendiri, belajar dari hal-hal yang kecil tapi bermakna bagi kita dan orang lain. Apakah kita menjadi orang yang seringkali membuang tahap belajar di dalam diri kita sendiri melalui aktivitas kita yang tidak jelas , kegiatan kita yang tidur2an sajah, apakah kita menghargai peluang tiap detik di hidup kita untuk belajar dan belajar. Ada sebuah perkataan kuno " belajarlah sampai akhir hayat hidupmu" , belajarlah tiap waktu lewat apapun itu , pembelajaran di akademik kuliah , di sekolah , di kursus2, di les , di himpunan mahasiswa , di kepantiaan , di kepengurusan organisasi , di pekerjaan kita , di segala hidup kita
Telahkan kita merenungkan itu?

Rabu, 18 Maret 2009

Pilihan Waktu Bagi Si Sukses


Kalau tadi pagi saya datang di sebuah seminar Motivasi di Sabuga. Ada satu kata yang teringat sampai sekarang bagi saya. Ketika ada yang bertanya " Apa beda orang sukses dan tidak?". Jawabnya orang sukses menggunakan waktunya untuk belajar, untuk investasi (investasi network, pengetahuan, modal, uang, skill, dll) , untuk menuju ke arah kesuksesan. Orang - orang sukses yang saya sebut " si sukses " punya 1 faktor besar dalam hidupnya yang menjadi secretnya. Apa secretnya? Manajemen waktu yang baik , pilihan waktu yang benar, memilih prioritas yang tepat demi terwujudnya impian dan mimpinya.

Ketika seseorang ingin menjadi pemenang di sebuah kejuaraan olahraga. Dan dia adalah tipe " si sukses" , dia akan membuka wawasan seluas samudera mengenai olahraga, mulai mencari dan menemukan peluang untuk belajar skill olahraganya, belajar dari orang-orang yang sudah sukses di olahraga, belajar dari pakar-pakar, rutin berlatih dan dia punya pilihan waktu yang tepat. Memilih selalu mencurahkan kegiatan-kegiatannya demi mencapai mimpinya menang di sebuah ajang bergengsi di suatu Olmpiade Olahraga.

Si sukses ini akan mempunyai visualisasi bahwa impiannya akan tercapai dan dia menyiapkan impiannya dari sekarang melalui pengaturan waktu dan waktu yang tepat , efisien dan menetapkan prioritasnya dengan tepat

Contoh : Jika bukan "si sukses" di bidang olahraga, ada teman mengajak utk berdugem ria, mengajak hura-hura dan jalan-jalan tiap weekend dia akan tergoda dan akhirnya ikut ajakan teman-teman di lingkungannya. Tetapi ketika si sukses yang menjawab , dia akan punya manajemen waktu dan proritas yang tepat, sehingga mampu " say NO" dan lakukan dengan antusias yang penuh di kegiatan-kegiatan yang menunjang impian besarnya di masa depan.

Waktu? Orang sering berkata 24 jam tak cukup, tapi kenapa dengan 24 jam ada yang bisa melakukan 10 pekerjaan tetapi ada juga yang bisa mengerjakan 50 pekerjaan. Itulah kekuatan manajemen waktu bagi si sukses. Sebuah rahasia sukses dari pengelola waktu dengan baik

Lakukanlah visualisasi orang sukses, lakukan gerakan orang sukses" Layaknya orang yang sudah sukses" dan selalulah lakukan yang kiat perbuat demi yang di Atas. Yaitu Tuhan. Lakukan apa yang baik dan memilih waktu yang berharga utk mengembangkan diri atas nama dan kehendak Tuhan. Amin

Waktumu ? Aturlah Dengan Management Yang Baik


--Kejarlah Waktu, Kau Bakal Terpepet--

Banyak orang mengeluh "Waktunya kurang nie, mepet abis", " Saya kurang waktu luang nie". Dunia ini makin bertambah sibuk dan penuh kegiatan yang beragam, lalu dimanakah kita sebagai manusia yang produktif menempatkan itu semuanya? Kita harus mulai menata diri kita untuk mengatur waktu kita secara utuh agar kita tidak dikejar waktu , tapi kita mengejar waktu....
Kalau boleh dibilang manajemen waktu dimulai saat kita menentukan tujuan/ misi hidup Anda. Kita memulai membayangkan misi hidup kita seperti bagaimana kita membayangkan saat detik-detik terakhir kita meninggalkan hidup di dunia ini. Mau diperlakukan seperti apa kita? Mau jadi orang apakah kita di detik-detik terakhir? Tujuan hidup kita akan membuat kita bisa mengatur prioritas hidup kita. Kita mau jadi orang seperti apa saat terakhir kita berada di dunia ini. bayangkan itu dan kau akan tahu apa misi hidupmu di dunia ini.
Lalu kitapun bergerak ke arah , hidup yang pas. Aturlah hidup kita agar seimbang 6 unsur yang paling fundamental " Spiritual, Kesehatan, Keluarga, Finansial, Sosial dan Pekerjaan ". Kita harus mampu menjaga keseimbangan unsur tersebut dalam hidup keseharian kita. Kemudian belajarlah membuat perencanaan " Jika kita telah melakukan perencanaan kegiatan yang matang dan terkonseptual maka kita sudah berhasil/sukses menjalani tugas kita sebesar 50% " Jadi hargailah dan mulailah merancang, merencanakan sesuatu. Melalui planner, agenda dan sebagainya.....

Sumber : Time Management " Mengelola Waktu dengan Bijak"

Think The Opposite

Whatever You Think, Think The Opposite, (Karangan Paul Arden, penulis buku bestseller dunia) sebuah Buku yang baru gw baca hari ini. Buku ini memberikan sudut pandang yang berbeda 180 derajat terhadap pemikiran yang umum. Buku ini bercerita keyakinan diri seseorang untuk bertindak dna mengambil keputusan. Buku ini tentang cara berpikir yang berbeda sekali dengan buku-buku umumnya. Buku ini mengajak kita menaruh diri kita di arah paradigma yang berbeda. Kata-kata indah di dalam buku ini yaitu : " Jika Anda ingin tahun bagaimana kehidupan Anda nantinya, Anda hanya perlu tahu kemana Anda menuju." Saya diajak berpikir bolak balik, memikirkan dari paradigma yang berbeda, belajar keluar dari zona aman, belajar berkreatif dan menjadi berbeda dengan orang lain. Hidup ini bagaikan mengikuti arus air, kebanyakan orang hanyut di aliran air itu dan hanya mengikut orang lain. Hidup kebanyakan orang hanya berani di zona nyaman dan aman, mereka hanya mau mereka selamat dan benar, mereka mau semuanya berjalan dengan pasti , mereka mempunyai hidup yang tak berarah dan mengikuti jalan yang orang lain tempuh. KIta diajak berbeda, berani mengambil resiko , keluar dati zona nyaman & aman , belajar lebih memikirkan hal berbeda dan inspiratif. Menuju kesuksesan adalah punya banyak jalan , dan jalan itu tidak hanya melalui jalan-jalan lurus yang mudah dan aman ,tapi mungkin melalui jalan-jalan berduri dan berlubang. Tapi ketika kita mampu melewati jalan-jalan berlubang itu kita belajar banyak dan menjadi orang yang berprestasi serta sukses.
Whatever You Think, Think The Opposite

"Sampah" Menjelma Jadi Uang?

Satu bulan yang lalu kira-kira gw menonton sebuah tayangan di televisi pas di Jakarta untuk liburan. Ada sebuah cerita bahwa seseorang mengelola bisnis persampahan dan bisa memperoleh uang sebesar lebih dari 40 juta dalam sebulan dalam bisnisnya yang "mengolah sampah". Beliau bernama Pak Hidayat (Kalau tidak salah acaranya namanya "Bosan Jadi Karyawan"). Beliau mengolah sampah menjadi kompos, briket dan banyak lagi yang bisa dijual. Semua produk jualan/bisnisnya berkaitan dengan sampah rumah tangga yang diolah lebih lanjut. Ternyata sampah bisa berubah baunya dari bau busuk jadi bau uang yach? Kita boleh terkagum-kagum dengan beliau. Selain usaha pengolahan sampah yang kreatif dan sukses pula, ada juga bisnis lainnya berupa Warung 3 R ( Reduce, Reuse dan Recycle ). Jadi dengan warung ini, warga sekitar dapat memperoleh barang-barang sembako seperti beras, mie instan dengan menukarkannya dengan sampah-sampah yang dia kumpulkan. Wah, begitu mulianya. Dari sampah bisa ditukar sembako.
Ternyata bisnis sampah(pengolahan sampah) bisa punya banyak keuntungan loh, pertama kita membantu menyelesaikan permasalahan sampah di sekitar kita (semakin besar sampah yang diolah, makin banyak permasalahan sampah yang diselesaikan. Secara tidak langsung Pak Hidayat ini membantu pemerintah mengurangi polusi sampah dan menyelamatkan lingkungan kita dari bahaya sampah), sampah memang tidak berguna lagi bagi kebanyakan orang tapi berguna bagi beliau(mampu menghasilkan uang dengan diolah jadi produk lainnya) , menciptakan banyak tenaga kerja baru dan mulianya dengan ide kreatif warung 3 R beliau. Pak Hidayat ini tidak hanya memperhatikan keuntungan yang dapat dia peroleh dari bisnisnya ini, tetapi juga dari sisi mulianya dalam membantu kebutuhan warga sekitarnya. Ide-ide kreatif dan mulia ini patutlah kita contoh sebagai warga negara yang baik dalam membantu pemerintah Indonesia. Semua wujud perilaku ini akan membantu kita menyelamatkan lingkungan dunia yang sudah penuh tercemar oleh sampah. Ayo selamatkan kembali lingkungan bumi kita ini. Superhero can't help our environment, right? but WE can. Let's start this !!
Lalu percayakah Anda sekarang "Sampah" Menjelma Jadi Uang?

Sabtu, 14 Maret 2009

Gambaran Umum RW 21 di Desa Pakutandang, Ciparay


u



Kegiatan penyuluhan dan praktik tentang padi SRI dalam pengabdian masyarakat mahasiswa pada daerah RW 21 di Desa Pakutandang, Ciparay belum berakhir walau sudah lama (mulai sekitar bulan April 2008). Kemarin teman-teman mahasiswa baru melalukan survei dan pendekatan lagi ke warga sekitarnya untuk mengetahui sisi-sisi sosial yang perlu diketahui oleh mahasiswa dalam meneruskan program pengabdian masyarakatnya. Berikut kondisi gambaran umum melalui foto daerah yang mau kita lanjutkan program pengabdian masyarakatnya. Pengabdian masyarakat seringkali menjadi program yang hanya terjadi di 1 bulan , atau 1 minggu atau bahkan 1 hari saja. Padahal masyarakat sekitar ini butuh bimbingan dan pertolongan sebagai tindak nyata bakti mahasiswa dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu konsep pengabdian masyarakat yang berkesinambungan (continue) terus mahasiswa lakukan agar tidak berhenti di satu titik. Tapi ada perkembangannya dari waktu dan waktu. Dari sisi mahasiswa Teknik, seringkali kita melupakan sisi-sisi pendekatan sosial yang menjadi akar dari kegagalan penerapan program itu, upaya pendekatan sosialpun menjadi fokus dalam waktu dekat ini oleh para mahasiswa.

Kamis, 12 Maret 2009

Diam itu Emas? Tidak Juga

Kata orang diam itu emas?
Benar memang menurut sebagian orang atau untuk beberapa kasus.

Tapi untuk yang satu ini mungkin semua sepakat bahwa diam bukan lagi emas....
Ketika diam dijadikan solusi untuk menguburkan masalah
Ketika diam digunakan sebagai senjata ampuh untuk menghindar dari suatu masalah
Ketika diam dilakukan untuk membuat orang tahu melakukan kesalahan apa

Karena
Dengan diam tidak kemudian semua menjadi selesai
Dengan diam tidak kemudian masalah itu menjadi terpecahkan
Dan dengan diam pun mungkin dia tidak akan tahu melakukan kesalahan apa

Sumber : http://pipietblog.blogspot.com/2007/12/diam-itu-bukan-emas.html

Kenyamanan + Hanya Diam = Masalah Besar

Sumber : http://critaq.wordpress.com/2008/05/11/kenyamanan-hanya-diam-masalah-besar/

Sikap Diam Menandakan Banyak Masalah

Sumber : http://www.cybertokoh.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=1323


Kawan mengapa harus diam ketika ada masalah? Jikalau semua orang peramal yg bisa tahu isi hati tiap orang tanpa kata2, dunia ini akan berputar balik menabrak Pluto...