Rabu, 08 Juni 2011

Potensi Sumber Daya Batu Bara di Indonesia

Harga minyak bumi dunia yang semakin mahal seiring dengan waktu menyebabkan banyak pihak berusaha mengurangi ketergantungan akan minyak bumi dan beralih ke sumber daya batu bara yang potensinya besar di Indonesia. Diperkirakan batu bara masih mencukupi kehidupan dalam jangka waktu 150 tahun ke depan (Anonim, 2008).

Menurut laporan dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) potensi sumber daya batu bara adalah sekitar 61,27 milyar ton pada tahun 2005. Sedangkan satu tahun kemudian (2006), jumlah cadangan batu bara yang ditemukan adalah sebesar 90,46 milyar ton. Dari jumlah tersebut, sumber daya batu bara terdiri dari sumber daya hipotetik (hyphotetical) yang merupakan hasil survei tinjau sebesar 17,02 milyar ton, sumber daya tereka (inferred) yang merupakan hasil prospeksi sebesar 33,07 milyar ton, sumber daya tertunjuk (indicated) yang merupakan hasil eksplorasi pendahuluan sebanyak 16,72 milyar ton, dan juga sumber daya terukur (measured) yang merupakan hasil eksplorasi terperinci sebesar 23,64 milyar ton. Sumber daya batu bara terdapat paling besar pada pulau Kalimantan dan Sumatera.

Berikut merupakan keterangan lebih lengkap mengenai kelas sumber daya dan cadangan (AMANDEMEN 1 - SNI 13-5014-1998, 1998) :

1. Sumber Daya Batu bara Hipotetik (Hypothetical Coal Resource) merupakan jumlah batu bara yang berada di daerah penyelidikan / bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan data-data yang telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk tahap penyelidikan survei tinjau.
2 Sumber Daya Batu bara Tereka (Inferred Coal Resource) merupakan jumlah batu bara di daerah penyelidikan / bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan data yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk tahap penyelidikan prospeksi.
3. Sumber Daya Batu bara Tertunjuk (Indicated Coal Resource) merupakan jumlah batu bara di daerah penyelidikan / bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan
data yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk tahap eksplorasi pendahuluan
4 Sumber Daya Batu bara Terukur (Measured Coal Resoured) merupakan jumlah batu bara di daerah peyelidikan / bagian dari daerah penyelidikan, yang dihitung berdasarkan data yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk tahap eksplorasi rinci.

Daftar Pustaka:
1. Anonim. 2008. Indocommercial No. 395 (16 Juli 2008).
2. Anonim. 1998. STANDAR NASIONAL INDONESIA, AMANDEMEN 1 - SNI 13-5014-1998.
3. Anonim. 2003. PT Indonesia Power, UBP. Suralaya.
4. Anonim. 2004. PT Berau Coal.
5. Anonim. 2009. PT Adaro Indonesia.
6. Anonim. 2009. Pusat Data dan Informasi Energi dan Sumber Daya Mineral.
7. Suseno, Triswan. 2010. Industri Pemakai Batu Bara di Provinsi Banten .
8. Anam, Ahsonul. 2008. Dimethyl Ether (DME) dari Batubara sebagai Bahan Bakar Gas Alternatif Selain LPG.

Penulis: Ivan Hadinata Rimbualam (@Ivanhadinata)

Jumat, 03 Juni 2011

SEPEDA UNTUK BIDUK-BIDUK, SEBUAH PROYEK PERUBAHAN UNTUK BANGSA

SEPEDA UNTUK BIDUK-BIDUK, SEBUAH PROYEK PERUBAHAN UNTUK BANGSA

Antusiasme terpancar dari mata anak-anak Madrasah Tsanawiyah (MTs) DDI Biduk-Biduk, Berau, Kalimantan Timur saat prosesi penyerahan sepeda dari pihak Young Leaders for Indonesia (YLI) Alumni Community kepada kepala sekolah MTs DDI Biduk-Biduk yang berlangsung pada tanggal 7 Mei 2011. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh siswa, guru, komite sekolah, perwakilan dari yayasan serta perwakilan dari pihak Kecamatan Biduk-Biduk.


Gambar 1. Keluarga Besar MTs DDI Biduk-Biduk

Kegiatan amal ini diprakarsai oleh YLI Alumni Community yang merupakan sebuah komunitas yang diprakarsai oleh alumni dari program Young Leaders for Indonesia (YLI). “YLI merupakan program pelatihan kepemimpinan intensif yang diprakarsai oleh McKinsey & Company Jakarta sejak tahun 2008 yang bertujuan untuk mengembangkan pemimpin masa depan Indonesia. Peserta program ini adalah mahasiswa-mahasiswi terbaik dari seluruh Indonesia yang dipilih melalui proses seleksi dengan tujuan mencetak para pemimpin kelas dunia yang mampu membawa perubahan bagi Indonesia. YLI Alumni Community sendiri lahir atas keinginan dari para alumni program YLI untuk melanjutkan pencapaian aspirasi tersebut. Sejauh ini terdapat dua program yang dijalankan oleh YLI Alumni Community, yakni program pengadaan sepeda untuk siswa di Desa Biduk-Biduk dan program kerja sama dengan Nusantara Development Initiatives (NDI) yakni pemberdayaan masyarakat di Pulau Air Raja”, jelas Pradita Astarina, Presiden dari Young Leaders for Indonesia Alumni Community.


“Biduk-Biduk merupakan daerah terpencil di pedalaman Kalimantan, anak-anak disana memiliki passion untuk maju namun APM (Angka Partisipasi Murni) nya masih tergolong rendah karena kendala infrastruktur jalan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mendistribusikan sepeda bagi anak-anak di Biduk-Biduk sehingga mereka memiliki fasilitas transportasi gratis dan tidak perlu lagi berjalan sejauh 3-15 km setiap harinya untuk menuju ke sekolah”, ungkap Yola Rossa Bella, Project Leader dari kegiatan ini.


Gambar 2. Sepeda untuk Biduk-Biduk

Saat ini, YLI Alumni Community telah mendistribusikan 15 sepeda yang telah diterima oleh Kepala Sekolah Biduk-Biduk berupa 5 buah sepeda BMx Flame 20” dari UnitedBike serta 10 buah sepeda Phoenix ctb 26 DX hasil donasi dari berbagai elemen masyarakat.
“Terimakasih atas segalanya, semoga Tuhan membalas semua kebaikan teman-teman Young Leaders for Indonesia, semoga tidak bosan membantu sekolah kami yang begitu jauh di utara Indonesia, Jaya Pemimpin muda Indonesia!” ungkap seorang guru di Madrasah tersebut, dari nada suaranya terpancar sebuah optimisme mengenai masa depan Pemimpin Muda Indonesia.


Gambar 3. Young Leaders for Indonesia

Sesuai dengan nama-nya, Young Leaders for Indonesia, organisasi ini bertujuan untuk melahirkan calon-calon pemimpin Bangsa Indonesia yang kelak akan menentukan arah pembangunan negara. Tentunya ini memberikan sebuah oase dan harapan baru ditengah berbagai permasalahan yang melanda masyarakat Indonesia, terlebih lagi bagi yang berada jauh dari hingar bingar ibukota Jakarta. Kita semua berharap YLI Alumni Community bisa memberikan kontribusi secara berkala pada pembangunan bangsa. Mengutip perkataan Pak Agil, “JAYA PEMIMPIN MUDA INDONESIA!”

Kamis, 02 Juni 2011

Aktivitas Saya di Bulan April-Mei 2011












Hall of Fame Pemenang LRPTN XII-2011

1. Pemenang Kategori A (Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional)

Juara I : Kelompok A12
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Tepung Ganyong
Universitas : Universitas Indonesia
Anggota : Cynthia Herdiana, Hariri, Rahma Muthia

Juara II : Kelompok A24
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Antioksidan dan Multivitamin dari Ekstrak
Petai
Universitas : Universitas Katolik Widya Mandala
Anggota : Angela Fiona Patricia S., Yesi, Alfin Kurniawan

Juara III : Kelompok A04
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Isolasi Pektin Berbahan Baku Kulit Durian
Universitas : Universitas Katolik Parahyangan
Anggota : Christine Meliana, Ester Tania S.P., Friska Gloria M.

2. Pemenang Kategori B (Pengembangan Energi Terbarukan Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Energi Nasional)

Juara I : Kelompok B01
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biodiesel Tanpa Katalis dari Minyak Biji
Nyamplung
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Carlos Jonathan, Huibert T., Alvin Gunawan

Juara II : Kelompok B15
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biobutanol dari Tongkol Jagung dengan
Teknologi Gasifikasi Biomassa
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Eliza Bratadjaja, Michael Enoh Prasetya, Richard

Juara III : Kelompok B06
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biodiesel Generasi II dengan Teknologi
Plasma
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Junior Setiawan, Maria Anindita Nauli, Rian A.

3. Pemenang Kategori C / Problem Solving (“Permasalahan Treatment pada Produksi Biodiesel dari Reaktor Esterifikasi menuju Transesterifikasi, PT Ganesa Energy 77”)

Juara I : Kelompok C10
Judul Solusi Problem Solving : Pembuangan Air Secara Kontinu pada Reaktor
Esterifikasi dengan Molecular Sieve
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Jhonson Jaya, Hendra

Juara II : Kelompok C13
Judul Solusi Problem Solving : Peningkatan Rasio Molar Metanol
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Muhamad Miftachudin, Julian Harris

Juara III : Kelompok C16
Judul Solusi Problem Solving : Increasing Reactant Ratio and Caustic Washing
Universitas : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Anggota : Muhammad Rizal, Juanmar Mikael

4. Pemenang Special Award, Kontrak Kerja dengan PT Rekayasa Industri, Carlos Jonathan dari ITB.

Jumat, 20 Mei 2011

Design and Test of An Autothermal U-Type Reverse Flow Reactor


TK-4091 RESEARCH PROJECT 2

Design and Test of An Autothermal U-Type Reverse Flow Reactor

Group B.0910.3.33

Ivan Hadinata Rimbualam (13007028) and Junior Setiawan (13007054)

Advisors:
Dr. Yogi Wibisono Budhi
Dr. Yazid Bindar

ABSTRACT

Methane is one of the greenhouse gases that has the global warming effect of 21 times higher than that of CO2. To reduce the harmness of methane, it is necessary to convert the methane into CO2. Converting methane into CO2 may reduce the global warming effect up to 87%.

The typical emission of methane has a low concentration (0,1–1%-v). Moreover, the methane oxidation only gives the adiabatic temperature rise about 200 – 300oC, which is not enough to activate the catalyst when the temperature of the feed gas is at ambient. Therefore, we should find another way to create an autothermal condition.

The lean methane may be oxidized in a reverse flow reactor (RFR), which may exclude the preheater. In addition, the heat produced from the reaction can be trapped as thermal energy. But on the other side, the conventional RFR can cause the methane slip, which occurs when the fresh feed inside the inert compartment is replenished by the feed gas entering the reactor from opposite direction at every switching time.

The aim of this research is to design a new RFR configuration to prevent the methane slip. In addition, the effect of the feed flow rate and switching time on the methane conversion and temperature profile will be taken into consideration. This research is divided into two stages. The first stage is to design the new RFR configuration and the reactor’s dimension based on the design parameters. The second stage is to operate the new RFR to evaluate its performance and to obtain the optimum operating condition to reach the autothermal condition.

The experiment results show that the temperature profile inside the reactor is affected by heat generated from methane oxidation. Methane in 5%-v concentration and GHSV 12,38 s-1 can extend up to 60 minutes before extinguished. Moreover, higher feed flow rate can minimize the heat loss from the reactor, so that the autothermal condition is improved. When heater is still on, higher switching time will lower the conversion. If the heater is excluded, highest conversion of methane will be achieved when the switching time is 25 minutes.

Keywords: autothermal reaction, dynamic reactor, methane oxidation, switching time


TK-4091 PENELITIAN TEKNOLOGI KIMIA 2


Perancangan dan Uji Coba Sifat Ototermal pada Reverse Flow Reactor Tipe U

Kelompok B.0910.3.33

Ivan Hadinata Rimbualam (13007028) dan Junior Setiawan (13007054)

Pembimbing:
Dr. Yogi Wibisono Budhi
Dr. Yazid Bindar

ABSTRAK

Metana merupakan gas rumah kaca yang memiliki potensi pemanasan global 21 kali lebih tinggi dibandingkan CO2. Untuk mengurangi bahaya tersebut, metana perlu dikonversikan menjadi CO2. Konversi metana menjadi CO2 dapat menurunkan pengaruh pemanasan global sebesar 87%.

Sumber emisi gas metana berasal dari industri batubara, minyak bumi, dan gas alam. Emisi gas metana umumnya memiliki konsentrasi yang rendah (0,1–1%-v CH4). Pada konsentrasi tersebut, oksidasi metana hanya menghasilkan peningkatan temperatur adiabatis sebesar 200 – 300oC. Jika emisi gas metana berada pada temperatur 25oC, temperatur tersebut tidak cukup untuk mengaktivasi katalis yang digunakan, sehingga perlu dicari cara lain agar reaksi oksidasi berlangsung secara ototermal.

Untuk menciptakan keadaan ototermal, oksidasi metana dilangsungkan dalam sebuah reaktor aliran bolak-balik (Reverse Flow Reactor/RFR). Dengan menggunakan RFR, pemanasan awal pada umpan metana tidak diperlukan lagi. Selain itu, panas yang dihasilkan juga dapat digunakan sebagai sumber energi. Akan tetapi, rancangan konvensional RFR dapat menyebabkan terjadinya methane slip, yaitu keluarnya metana yang belum teroksidasi dari dalam reaktor karena pembalikan arah aliran.

Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang konfigurasi baru RFR untuk mencegah terjadinya methane slip. Tujuan khusus adalah untuk menguji coba pengaruh laju alir dan switching time terhadap konsentrasi keluaran metana serta keadaan ototermal yang dicapai. Penelitian ini dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama adalah perancangan dimensi RFR berdasarkan parameter-parameter perancangan reaktor. Tahap kedua adalah tahap uji coba RFR untuk mendapatkan kondisi operasi optimum untuk mencapai keadaan ototermal.

Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh reaksi terhadap lama pemadaman reaktor. Panas yang dihasilkan reaksi dengan konsentrasi umpan 5%-v dan GSHV 12,38 s-1 mampu memperlama waktu pemadaman reaktor selama 60 menit jika dibandingkan dengan sistem tanpa reaksi. Selain itu, laju alir gas yang semakin besar juga memperkecil efek heat loss sehingga keadaan ototermal makin mudah dicapai. Pada saat heater masih menyala, konversi metana akan berkurang jika switching time diperbesar. Sedangkan setelah heater dimatikan 15 menit, konversi tertinggi dicapai pada switching time 25 menit.

Kata kunci: oksidasi metana, reaksi ototermal, reaktor dinamik, switching time

Kamis, 12 Mei 2011

What makes leadership is the ability to get people to do what they don't want to do and like it (Harry Truman)

What makes leadership is the ability to get people to do what they don't want to do and like it (Harry Truman)
I really love to empower people and develop their capabilities and optimism to achieve our great dreams ;p

I really love to lead and motivate them

I really love my people, but I can't compromise my integrity

I am really happy to be here and grateful to be me...

Rabu, 11 Mei 2011

LRPTN XII-2011 Telah Usai, Sampai Jumpa di LRPTN 2012


LRPTN XII-2011 Telah Usai, Sampai Jumpa di LRPTN 2012

Rangkaian kegiatan Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) XII-2011 yang bertemakan “PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM INDONESIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DAN ENERGI NASIONAL” akhirnya telah tuntas diselenggarakan semenjak 28 September 2010 hingga 29 April 2011 yang lalu. Berikut kami ingin memaparkan rangkuman flashback rangkaian kompetisi nasional LRPTN XII-2011 selama satu tahun ini.

1. Roadshow LRPTN XII (28 September 2010 – 28 Oktober 2010)

Roadshow LRPTN XII merupakan acara pre-event LRPTN XII yang dilakukan paling awal dengan tujuan memperkenalkan LRPTN, tema dan kategori lomba, beserta sistem pendaftarannya. Roadshow LRPTN XII dilakukan ke 7 kota di Indonesia meliputi Medan (Universitas Sumatera Utara), Surabaya (Universitas Katolik Widya Mandala), Palembang (Univeristas Sriwijaya), Jakarta (Universitas Indonesia), Semarang (Universitas Diponegoro), Yogyakarta (Universitas Gadjah Mada), dan Bandung (Universitas Katolik Parahyangan). Beberapa pihak mengapresiasi atas upaya panitia LRPTN XII karena telah mengusahakan agar Roadshow berlangsung demi tersampainya informasi teknis lomba dan mekanisme pendaftarannya. Sosialisasi teknis lomba dan mekanisme pendaftaran sangat terbantu dengan upaya Roadshow ke 7 kota sehingga jumlah kelompok yang mendaftar LRPTN XII tahun ini hingga mencapai 87 kelompok.

Berikut merupakan jadwal roadshow LRPTN XII ke masing-masing universitas di Indonesia.

1. Universitas Sumatera utara (Medan), pada tanggal 28 September 2010.
2. Universitas Katolik Widya Mandala (Surabaya) pada tanggal 30 September 2010.
3. Universitas Sriwijaya (Palembang) pada tanggal 4 Oktober 2010.
4. Universitas Indonesia (Jakarta) pada tanggal 6 Oktober 2010.
5. Universitas Diponegoro (Semarang) pada tanggal 7 Oktober 2010.
6. Universitas Gajah Mada (Yogyakarta) pada tanggal 11 Oktober 2010.
7. Universitas Katolik Parahyangan (Bandung) pada tanggal 28 Oktober 2010.

Lebih dari 200 peserta dari berbagai universitas hadir langsung dalam rangkaian roadshow yang dilakukan panitia LRPTN XII dari Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB. Peserta roadshow LRPTN XII bukan saja dari mahasiswa universitas tempat dilakukannya roadshow, tetapi juga mahasiswa universitas sekitar tempat roadshow dilangsungkan, seperti mahasiswa ITENAS dan ITB juga ikut dalam roadshow LRPTN di UNPAR, Bandung.

2. Pelatihan Rancang Pabrik (15 Januari 2011 dan 5 Februari 2011)

Pelatihan Rancang Pabrik merupakan acara pre-event LRPTN XII yang kedua dan diadakan dalam 2 gelombang dengan materi yang sama, dimana gelombang 1 berlangsung pada tanggal 15 Januari 2011 dan gelombang berlangsung pada tanggal 5 Februari 2011, di ruang X-316 Labtek X, kampus ITB. Acara ini diadakan untuk meningkatkan kemampuan para peserta LRPTN XII dalam hal perancangan pabrik, meskipun demikian acara ini juga dibuka untuk umum. Pada acara ini, Ir. Boi Sormin (Senior Process Engineer di PT Rekayasa Industri) diundang sebagai pemberi materi dalam kedua gelombang. Pelatihan Rancang Pabrik merupakan acara pertama kali yang diadakan pada rangkaian acara LRPTN XII.

PT Rekayasa Industri merupakan salah satu EPC company ternama di Indonesia. Pada acara ini, Ir. Boi Sormin (Senior Process Engineer di PT Rekayasa Industri) yang berlaku sebagai pelatih dalam kedua gelombang, juga merupakan salah satu Dewan Juri LRPTN XI 2010 yang lalu. Beliau sudah malang melintang di dunia perancangan pabrik kimia dan mengikuti perkembangan event LRPTN HIMATEK ITB. Acara Pelatihan Rancang Pabrik ini disambut antusias dengan peserta sebanyak lebih dari 140 peserta, yang tersebar dari 10 institusi berbeda di Indonesia.

3. Lomba Esai LRPTN XII (7 Februari 2011 – 6 Maret 2011)

Lomba Essai dibuat untuk mengajak para pelajar dan mahasiswa yang tidak bisa mengikuti LRPTN untuk dapat ikut menyumbangkan pemikiran mereka terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan dan energi nasional. Lomba ini mengusung tema “Mengungkap Potensi Sumber Daya dan Inovasi Teknologi untuk Menjawab Tantangan Ketersediaan Energi dan Pangan Nasional”. Lomba essai berlangsung dalam 2 kategori yaitu kategori pelajar dan mahasiswa, serta diikuti 35 peserta dari 2 kategori.

4. Gala Dinner LRPTN XII (25 April 2011)

Gala dinner merupakan acara yang diadakan untuk menyambut para grand finalis, juri, dosen, serta tamu penting di LRPTN XII dan dilangsungkan secara privat di Restoran Maja House, Bandung. Acara ini menyajikan makan malam serta Talkshow yang mengusung tema Relevansi LRPTN terhadap Pembangunan dan Perkembangan Industri indonesia, bersama narasumber Aditya Farhan Arif (Juara LRPTN X, pemenang rekruitmen kerja dari PT Rekayasa Industri) dan Yusuf Hady (Operation Director PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk). Gala Dinner LRPTN XII diikuti oleh sekitar 60 orang.

5. Grand Final LRPTN XII (26 April-28 April 2011)

Grand Final LRPTN XII berlangsung selama 3 hari di Aula Timur ITB dan merupakan main-event dari seluruh rangkaian acara LRPTN XII. Grand final hari pertama (26 April 2011) menyajikan talkshow yang mengsung tema Mewujudkan Kemandirian Pangan Indonesia bersama narasumber Franciscus Welirang (Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk), Adhi S. Lukman (Ketua Umum GAPMMI), dan Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi (Direktur SEAFAST Center IPB) dengan moderator Ridwansyah Yusuf (presiden KM ITB 2009-2010). Pada hari ini juga, penjurian final kategori A berlangsung. Grand Final hari kedua menyajikan keynote speech dari Triharyo Soesilo, (Komisaris PT Pertamina Persero) yang mengusung tema Pentingnya Terobosan Teknologi dan Penguasaan Ilmu Rancangan Pabrik dalam Upaya untuk Memberikan Solusi Pasokan Energi, pada hari ini juga berlangsung penjurian kategori B. Grand final hari ketiga menyajikan keynote speech dari Hilmi Panigoro (Presiden Komisaris PT Medco Energi Internasional, Tbk) yang mengusung tema Current Issues in Renewable Energy Development. Pada hari ini juga berlangsung penjurian kategori C, pengumuman juara LRPTN XII, dan pengumuman pemenang rekrutmen kerja dari PT Rekayasa Industri. Grand Final LRPTN XII ditutup dengan penampilan dari Jubing Kristianto.

Grand Final LRPTN XII yang diadakan 26-28 April 2011 di Aula Timur ITB ini dihadiri sekitar 300 orang dari berbagai kalangan yang terkait dengan tema acara LRPTN XII-2011 ini, baik pihak akademisi (mahasiswa, dosen dan Guru Besar), pihak ITB, pihak industri, perusahaan inkubasi, praktisi energi dan pangan, pihak EPC Company, para speaker dan Dewan Juri LRPTN XII, pengisi stand sponsor, Badan Koordinasi Kemahasiswaan Teknik Kimia se-Indonesia, para finalis LRPTN XII, dan media pers terkait.

6. Field Trip LRPTN XII yang disponsori oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) pada tanggal 29 April 2011

Kunjungan industri ke PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Padalarang, merupakan acara post-event dari seluruh rangkaian LRPTN XII. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih jauh lagi mengenai industri secara nyata kepada para grand finalis LRPTN XII dan diikuti oleh seluruh grand finalis LRPTN XII. Acara ini diikuti oleh sekitar 25 orang, terutama para finalis LRPTN XII. Acara ini disponsori oleh perusahaan PT Pupuk Sriwidjaja (Persero)

Kami, panitia LRPTN XII-2011, juga mengucapkan selamat bagi segenap para pemenang LRPTN XII-2011. Kami benar-benar bangga akan prestasi yang telah teman-teman torehkan dalam rangkaian acara LRPTN XII-2011. Teman-teman akan menjadi bagian sejarah dalam perkembangan LRPTN dan masuk ke dalam Hall of Fame tahun depan. Berikut ini kami paparkan nama-nama pemenang kategori A, B, dan C LRPTN XII – 2011 yang akhirnya terpilih dari 87 kelompok peserta terbaik dari 15 perguruan tinggi di seluruh Indonesia:

1. Pemenang Kategori A (Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional)

Juara I : Kelompok A12
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Tepung Ganyong
Universitas : Universitas Indonesia
Anggota : Cynthia Herdiana, Hariri, Rahma Muthia

Juara II : Kelompok A24
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Antioksidan dan Multivitamin dari Ekstrak
Petai
Universitas : Universitas Katolik Widya Mandala
Anggota : Angela Fiona Patricia S., Yesi, Alfin Kurniawan

Juara III : Kelompok A04
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Isolasi Pektin Berbahan Baku Kulit Durian
Universitas : Universitas Katolik Parahyangan
Anggota : Christine Meliana, Ester Tania S.P., Friska Gloria M.

2. Pemenang Kategori B (Pengembangan Energi Terbarukan Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Energi Nasional)

Juara I : Kelompok B01
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biodiesel Tanpa Katalis dari Minyak Biji
Nyamplung
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Carlos Jonathan, Huibert T., Alvin Gunawan

Juara II : Kelompok B15
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biobutanol dari Tongkol Jagung dengan
Teknologi Gasifikasi Biomassa
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Eliza Bratadjaja, Michael Enoh Prasetya, Richard

Juara III : Kelompok B06
Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biodiesel Generasi II dengan Teknologi
Plasma
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Junior Setiawan, Maria Anindita Nauli, Rian A.

3. Pemenang Kategori C / Problem Solving (“Permasalahan Treatment pada Produksi Biodiesel dari Reaktor Esterifikasi menuju Transesterifikasi, PT Ganesa Energy 77”)

Juara I : Kelompok C10
Judul Solusi Problem Solving : Pembuangan Air Secara Kontinu pada Reaktor
Esterifikasi dengan Molecular Sieve
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Jhonson Jaya, Hendra

Juara II : Kelompok C13
Judul Solusi Problem Solving : Peningkatan Rasio Molar Metanol
Universitas : Institut Teknologi Bandung
Anggota : Muhamad Miftachudin, Julian Harris

Juara III : Kelompok C16
Judul Solusi Problem Solving : Increasing Reactant Ratio and Caustic Washing
Universitas : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Anggota : Muhammad Rizal, Juanmar Mikael

Secara umum, penyelenggaraan LRPTN XII-2011 berlangsung dengan sangat baik, diapresiasi sangat positif oleh berbagai pihak, dan dapat mencapai tujuan serta sasaran pelaksanaannya. Panitia Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) XII-2011 mengucapkan terima kasih yang sebesar‐besarnya kepada:

1. Program Studi Teknik Kimia ITB, Fakultas Teknologi Industri ITB, dan Institut Teknologi Bandung

2. Seluruh perusahaan‐perusahaan yang telah berpartisipasi sebagai sponsor dalam acara ini
a) PT Pupuk Sriwidjaja (Persero)
b) PT ANTAM (Persero) Tbk
c) PT Lautan Luas Tbk
d) BPMIGAS
e) PT Kaltim Pasifik Amoniak
f) PT Pasadena Engineering Indonesia
g) PT Holcim Indonesia Tbk
h) PT Garudafood Putra Putri Jaya

3. Seluruh media pers yang telah berpartisipasi sebagai media partner dalam acara ini
a. Blitz Megaplex
b. Majalah Energi
c. Harian Republika
d. Bandung Ekspres
e. Radio KLCBS
f. Indonesia Berprestasi
g. Radio Kampus ITB
h. Info Bandung
i. Okezone
j. Majalah Boulevard ITB
k. Radio Prambors, Bandung

4. Para Pembicara / speaker dalam Grand Final LRPTN XII, 26-28 April 2011
5. Para Dewan Juri LRPTN XII
6. Para Dosen Teknik Kimia ITB
7. Mahasiswa Teknik Kimia dan jurusan lainnya dari seluruh Indonesia
8. Para pengisi acara LRPTN XII
9. Media pers yang hadir dalam seluruh rangkaian acara LRPTN XII, terutama pada Grand Final LRPTN XII
10. Pihak‐pihak lain yang telah membantu penyelenggaraan LRPTN XII namun tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

untuk seluruh kerjasama yang dilakukan sehingga acara LRPTN XII-2011 dapat terselenggara dengan sangat baik. Panitia LRPTN XII-2011 juga memohon maaf terhadap segala kesalahan atau kekurangan yang tidak dapat kami hindarkan dalam penyelenggaraan acara ini. Semoga acara ini dapat memberi manfaat bagi perkembangan industri nasional dan inspirasi bagi kita semua sebagai generasi muda bangsa Indonesia.


Bandung, Mei 2011
Salam hangat,
Ivan Hadinata Rimbualam
Ketua Panitia LRPTN XII-2011

Penutupan Grand Final LRPTN XII yang Spektakuler, 28 April 2011

Penutupan Grand Final LRPTN XII yang Spektakuler

28 April 2011 di Aula Timur ITB, Bandung

Setelah pembukaan GrandFinalLomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional XII (LRPTN) oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITB pada hari Selasa, 26 April 2011 lalu, di Aula Timur, ITB, Bandung, dibuka secara simbolis dengan pemukulah gong dan sambutan oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Dr. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S.. Rangkaian acara grand final LRPTN berlangsung hingga hari Kamis, 28 April 2011 dengan acara puncak pengumuman pemenang masing-masing finalis dan penampilan dari Jubing Kristianto.

Berbeda dengan hari pertama yang diawali dengan talkshow dari tiga pembicara, yaitu Franciscus Welirang (Direktur PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk), Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi (Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology Center IPB), dan Adhi S. Lukman (Gabungan Antar Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia dengan tema ketahanan pangan, hari kedua LRPTN XII diisi dengan seminar tentang ketahanan energi oleh Ir. Triharyo Soesilo, M.Che. (Komisaris PT Pertamina), sedangkan hari ketiga diisi dengan seminar oleh Hilmi Panigoro (Presiden Komisaris PT Medco Energi Internasional, Tbk) tentang current issues in renewable energy development. Menurut Hilmi Panigoro, pengisi acara yang diundang dalam acara ini merupakan orang-orang profesional dalam bidangnya, lebih lanjut beliau berharap masing-masing finalis juga memiliki kualitas yang tinggi sehingga dapat mengikuti jejak para profesional tsb.

Selama tiga hari acara berlangsung, masing-masing finalis juga menunjukkan kebolehan masing-masing melalui presentasi proposal mereka. Hari pertama diisi dengan presentasi finalis dari kategori rancangan pabrik pangan, hari kedua diisi dengan presentasi finalis dari kategori rancangan pabrik energi, dan hari ketiga diisi dengan presentasi finalis dari kategori problem solving masalah Treatment pada Produksi Biodiesel dari Reaktor Esterifikasi menuju Transesterifikasi dari PT Ganesha Energy 77.

Acara penutupan grand final LRPTN XII ini terkesan sangat spektakuler dengan mengusung penampilan dari Jubing Kristianto yang dihadiri oleh seluruh undangan massa himpunan dari dalam dan luar kampus ITB.

Berikut adalah nama pemenang LRPTN XII yang akhirnya terpilih dari 87 peserta dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia:

  1. Pemenang Kategori A
    1. Juara I :Pabrik Tepung Ganyong dari Universitas Indonesia
    2. Juara II :Pabrik Antioksidan dan Multivitamin dari Ekstrak Petai dari Universitas Widya Mandala
    3. Juara III :Pabrik Isolasi Pektin Berbahan Baku Kulit Durian dari Universitas Parahyangan
  2. Pemenang Kategori B
  1. Juara I :Pabrik Biodiesel Tanpa Katalis dari Minyak Biji Nyamplung dari ITB
  2. Juara II :Pabrik Biobutanol dari Tongkol Jagung dengan Teknologi Gasifikasi Biomassa, ITB
  3. Juara III :Pabrik Biodiesel Generasi II dengan Teknologi Plasma, ITB

3. Pemenang Kategori C

  1. Juara I : Pembuangan Air Secara Kontinu pada Reaktor Esterifikasi dengan Molecular Sievedari ITB
  2. Juara II :Peningkatan Rasio Molar Metanol dari ITB
    1. 3. Juara III :Increasing Reactant Ratio and Caustic Washingdari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Pemenang berhak membawa pulang hadiah total hingga hingga 47 juta rupiah yang dipersembahkan oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), PT ANTAM (Persero) Tbk, dan PT Lautan Luas Tbk dan satu ikatan kerja dari PT Rekayasa Industri.

Grand Final LRPTN XII Hari Kedua, 27 April 2011

Grand Final LRPTN XII Hari Kedua, 27 April 2011

Hari kedua Grand Final LRPTN XII dibuka oleh penampilan Keluarga Paduan Angklung ITB dengan memainkan lagu Indonesia Raya dan sambutan dari Ketua Program Studi Teknik Kimia, Dr. IGBN Makertihartha. Rangkaian acara grand final hari kedua ini kemudian dilanjutkan dengan keynote speech dari Ir. Triharyo Soesilo, M.Che, (Komisaris PT Pertamina) tentang ketahanan energi. Moderator acara ini adalah dosen muda dari teknik kimia ITB, Dr. Antonius Indarto yang juga merupakan pemenang LRPTN VI.

Acara inti dari grand final LRPTN ini adalah presentasi finalis dari kategori B yang semuanya berasal dari ITB. Berikut adalah daftar finallis untuk kategori B :

1. Kelompok B01

Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biodiesel Tanpa Katalis dari Minyak Biji Nyamplung

Universitas : Institut Teknologi Bandung

Anggota : Carlos Jonathan, Huibert Tjokrobudiyanto, Alvin Gunawan

2. Kelompok B06

Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biodiesel Generasi II dengan Teknologi Plasma

Universitas : Institut Teknologi Bandung

Anggota : Junior Setiawan, Maria Anindita Nauli, Rian Aditiana

3. Kelompok B15

Judul Rancangan Pabrik : Pabrik Biobutanol dari Tongkol Jagung dengan Teknologi Gasifikasi BIomassa

Universitas : Institut Teknologi Bandung

Anggota : Eliza Bratadjaja, Michael Enoh Prasetya, Richard

Juri untuk kategori B adalah Prof. Heru Setyawan (Guru Besar Teknik Kimia ITS), Dr. Ir. Tjahjono Herawan, Msc. (praktisi pusat penelitian kelapa sawit), Ir. Digna jatiningsih, MT. (process engineer PT Pupuk Kaltim), dan Muhammad Yudi Wahyudi (engineering manager PT Pasadena Engineering Indonesia)

Grand Final LRPTN XII Hari Pertama, 26 April 2011

Grand Final LRPTN XII Hari Pertama, 26 April 2011

Pembukaan GrandFinal LRPTN XII diselenggarakan di Aula Timur, ITB, Bandung pada hari Selasa, 26 April 2011 dibuka dengan penampilan Tari Saman dari Unit Kesenian Aceh ITB serta Tari Remo dari Loedroek ITB. Secara simbolis, Grand Final LRPTN XII dibuka dengan pemukulan gong dan sambutan oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Dr. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S. serta sambutan dari Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri Bidang Sumberdaya, Dr. Yazid Bindar. Melalui pembukaan tersebut disampaikan pandangan positif terhadap adanya acara LRPTN ITB yang telah berhasil mencetak bebarapa output teknik kimia yang mampu berkarya untuk Indonesia.

Salah satu acara pada hari pertama penyelenggaraan LRPTN ini adalah talkshow “Mewujudkan Kemandirian Pangan Indonesia” oleh Franciscus Welirang (Direktur PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk), Prof. Dr. Purwiyatno Hariyadi (Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology Center IPB), dan Adhi S. Lukman (Gabungan Antar Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia) dengan moderator Ridwansyah Yusuf (Mantan Presiden Keluarga Mahasiswa ITB). Secara umum, talkshow ini menerangkan potret ketahanan pangan Indonesia serta bagaimana industri pangan harus menyikapinya.

Selanjutnya, finalis dari rancang pabrik kategori pangan, yang berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Katolik Widyamandala, dan Universitas Parahyangan, menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui presentasi perancangan pabriknya di depan para juri dan penonton. Juri untuk kategori A ini berasal dari akademisi teknik kimia dan kalangan industri bidang pangan sehingga diharapkan dapat menghasilkan output pemenang yang terbaik di bidangnya. Finalis dari Universitas Indonesia menyajikan judul “Pabrik Tepung Ganyong” yang menitikberatkan substitusi tepung gandum dengan tepung ganyong, finalis dari Universitas Parahyangan mengangkat tema “Pabrik Isolasi Pektin dari Kulit Durian”, sedangkan finalis dari Universitas Katolik Widyamandala mempresentasikan “Pabrik Antioksidan dan Multivitamin dari Ekstrak Petai. Pabrik Antioksidan dan Multivitamin dari Ekstrak Petai misalnya, dinilai memiliki ide kreatif yang patut direalisasikan melihat komponen obat yang cukup lengkap dengan harga yang kompetitif oleh beberapa juri.

Rangkaian acara Grand Final LRPTN XII ini masih akan berlangsung di Aula Timur, ITB, Bandung hingga hari Kamis, 28 April 2011 mendatang. Rangkaian acara ini akan dimeriahkan oleh penampilan puncak dari Fruit n’ Salads Band serta Jubing Kristianto dan menghadirkan pembicara-pembicara yang ahli pada bidangnya. Pengumuman pemenang LRPTN XII akan diselenggarakan pada hari terakhir grand Final untuk memperebutkan hadiah total hingga hingga 47 juta rupiah yang dipersembahkan oleh PT Pupuk Sriwidjaja (Persero), PT ANTAM (Persero) Tbk, dan PT Lautan Luas Tbk dan ikatan kerja dari PT Rekayasa Industri.

Berita ini juga dapat dibaca di http://kampus.okezone.com/read/2011/04/26/373/450285/himatek-itb-gelar-final-lomba-rancang-pabrik