Tampilkan postingan dengan label My Diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Diary. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Maret 2012

Greate Statement from Toyota Way

All we are doing is looking at the time line from the moment the customer gives us an order to the point when we collect the cash. And we are reducing that time line by removing the non-value-added wastes. (Ohno, 1988).

Saya tidak tahu seberapa banyak orang / organisasi / perusahaan di dunia ini yang memikirkan bagaimana caranya mempercepat proses End-to-End mulai dari saat customer memberikan ordernya sampai saat suatu perusahaan / organisasi dapat mengumpulkan seluruh uang pembayaran bagi pengiriman barangnya. Saya tidak tahu juga seberapa banyak orang berjuang di dunia manufaktur dan ingin membuat organisasinya menuju lean enterprise. Namun satu hal, saya semakin tertarik akan dunia ini dan ingin terus belajar dan belajar lagi :)

Thanks God! :)

Senin, 23 Januari 2012

Youth Movement

Bagi saya, dunia telah berputar sangat cepat sekali, terutama di 50 tahun terakhir ini. Banyak perubahan telah terjadi, mulai dari gaya hidup, ilmu pengetahuan dan teknologi, media-media, makanan dan minuman di dunia ini, transportasi, hiburan, dan banyak lagi. Kalau Anda tidak percaya, silahkan baca saja buku "The Next 50 Years", karangan Richard Watson.

Namun, hal unik yang juga saya temukan adalah timbulnya gerakan-gerakan yang saya bisa bilang luar biasa bagi pemuda pemudi sekarang. Di balik banyaknya berita negatif mulai dari kerusuhan dimana-mana, demo anarkis, kejahatan yang dilakukan pemuda pemudi, kenakalan remaja, obat-obatan yang dikonsumsi pemuda pemudi, saya juga melihat sebuah titik terang. Titik terang itu muncul dari berbagai gerakan yang sangat inspiratif dari para pemuda-pemudi Indonesia. Gerakan yang inspiratif ini muncul dari gabungan pemuda pemudi dari berbagai universitas, baik yang masih mahasiswa/mahasiswi, maupun yang sudah lulus dari universitas.

Gerakan yang saya sebut unik, berani, inspiratif, positif, dan saya sebut akan segera menjadi masif ini dilahirkan oleh putra putri bangsa Indonesia juga. Saya yakin gerakan pemuda pemudi yang positif ini akan semakin banyak, semakin berkolaborasi, dan dampaknya akan semakin besar dan masif ke seluruh pelosok Indonesia. Saya punya keyakinan yang sangat besar akan ini.

Berbagai gerakan inspiratif pemuda pemudi Indonesia dilahirkan terutama pada 5 tahun terakhir. Nama-nama gerakan seperti Indonesia Mengajar, Indonesia Menyala, Indonesian Future Leaders, Forum for Indonesia, Young on Top, Young Leaders for Indonesia, Garuda Youth Community, Indonesia Youth Change Maker, Greeneration, dan masih banyak lagi tentunya sudah tak asing di telinga kita, apalagi jikalau kita juga aktif di kegiatan kampus / youth movement.

Gerakan pemuda pemudi bangsa ini sangatlah patut diapresiasi dan dicontoh. Gerakan-gerakan positif dan inspiratif membangun bangsa Indonesia ini patut menjadi role model bagi gerakan pemuda pemudi seluruh bangsa Indonesia agar titik terang tersebut lebih cepat untuk terwujud. Andai makin banyak pemuda pemudi yang bergerak bersama-sama sesuai dengan bidang & keahliannya masing-masing dan terus berkolaborasi satu dengan yang lainnya, saya semakin yakin kalau suatu saat Indonesia akan menjadi salah satu negara yang kuat & maju di bumi ini. Saya yakin dan saya terus menanti suatu saat itu dengan terus bekerja keras sesuai dengan kemampuan dan keahlian/bidang saya.

Salam hangat,
Ivan

Senin, 01 Agustus 2011

4 Kuadran Manusia

Saya baru membaca buku "The Cashflow Quadrant", buku karangan Robert T. Kiyosaki, penulis best seller "Rich Dad, Poor Dad" yang sangat terkenal itu. Wah, ternyata banyak sekali pengetahuan baru akan karakteristik masing-masing manusia yang berbeda cara pikirnya mengenai hal finansial. Manusia dapat diklasifikasikan secara general dalam 4 kuadran utama, yaitu golongan E (Employee), S (Self-Employed), B (Business Owner), dan I (Investor). Disini kita melihat ciri-ciri masing-masing manusia pemeluk tiap kuadran.

Pembeda utama dari masing-masing kuadran adalah darimana sumber penghasilannya berasal. Darimana sumber penghasilannya? Bisa saja penghasilannya berasal dari slip gaji bulanan dan tunjangan, atau berasal dari kerja lepas sesuai keinginannya sendiri, atau dari bisnis yang ia buka sebagai owner, atau dari investasinya di berbagai bidang? Pembeda masing-masing kuadran dijelaskan oleh Robert T. Kiyosaki disini, beserta keuntungan masing-masing kuadran, serta kekuatan dan kelemahannya.

Pasti ini akan menjadi pembelajaran yang baru bagi kalian yang ingin tahu banyak mengenai karakteristik manusia dari segi cashflow quadrant-nya :)

Jumat, 15 Juli 2011

Terima kasih HIMATEK ITB dan YLI

Terima kasih banyak akan 2 organisasi tempat saya bernaung di saat saya menjadi mahasiswa di ITB, yaitu HIMATEK ITB dan YLI. Saya bertaruh banyak pengalaman dan ilmu dari dua organisasi ini. Thanks a lot ! :)

Kamis, 07 Juli 2011

Loyalitas Menjadi Kekuatan Tersendiri

Bagi saya kata kesetiaan/ loyalitas terhadap suatu organisasi/kepanitiaan merupakan salah satu ciri/karakter orang sukses dan menjadi kekuatan tersendiri dari sifat seseorang. Saya merasakan penuh manfaat dar sifat loyalitas saya kepada organisasi HIMATEK (Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia) ITB dan YLI (Young Leaders for Indonesia), serta kepanitiaan tahunan yang profesional yaitu LRPTN (Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional). Kesetiaan tsb memberikan saya pengetahuan cukup lengkap dari A-Z mengenai lembaga yang saya tekuni, saya pedulikan, dan saya kembangkan agar menjadi lembaga yang lebih baik lagi ke depannya dan semakin berkontribusi tentunya.

Kesetiaan itu tentunya harus dibayar mahal pula oleh berbagai hal lainnya, namun saya tidak akan menyesal dengan mengerahkan semangat/spirit, waktu, tenaga, uang, dan pikiran saya untuk lembaga yang saya fokuskan.

Terima kasih banyak telah menempa saya =)

Minggu, 03 Juli 2011

Apa Arti Semangat?

Dalam hidup ini, saya mungkin telah banyak mengalami kepahitan pula di balik segala kemanisan dan kesuksesan perjalanan hidup saya. Rasa dihina, rasa diejek, perasaan sangat direndahkan karena ekonomi keluarga tidak sebaik itu pula sering dirasakan sejak kecil dan sejak saya belum bisa apa-apa. Lalu apa arti semangat itu bagi saya?

Semangat adalah sekumpulan bola energi yang terus menyuplai jiwa dan raga saya setiap detiknya untuk terus berjuang dengan keras dalam rangka menginspirasi banyak orang lewat segala karya saya di muka bumi ini. Tujuan saya adalah menginspirasi di setiap karya dan perjalanan hidup saya..

Amin.

Rabu, 08 Juni 2011

3E For A Best Leader

Melalui pengalaman saya dalam memimpin keorganisasian kemahasiswaan kampus dan tim-tim berbagai projek dengan perusahaan besar, saya memperoleh pembelajaran luar biasa. Salah satu pelajaran yang harus dimiliki seorang pemimpin adalah 3E, yang saya namakan 3E For A Best Leader. Seorang pemimpin haruslah memiliki karakter 3E ini agar bisa menjadi pemimpin yang sukses dan dihormati. 3E itu adalah Energy, Energize, and Empowering. Mudah kan ya? Menarik pula kan? Yap!

Lalu, Apa itu energy? Energy adalah semangat membara dari seorang pemimpin. Pemimpin yang handal harus mampu mempunyai yang saya namakan bola energi dengan passion penuh akan suatu target atau pencapaian tertentu. Passionnya pasti kuat dan kokoh, tak mudah tergoyahkan. Dia punya 10 x energi lebih besar dari pemimpin lainnya dan punya semangat 10x lebih besar daripada anggota atau teman sepantaran. Dia punya semangat juang dan endurance yang sangat tangguh dan energic dalam mengerjakan semua hal yang menuju passionnya.

Selanjutnya, Energize. Pemimpin handal harus mampu menularkan energinya ke orang di sampingnya, orang yang sangat semangat tsb harus mampu mengajak teman-teman timnya menjadi semangat dan memiliki passion yg kuat pula. Dia harus mampu memberikan suntikan bola energi passion ke tim kerjanya dan memotivasi tim. Ketika tim gagal, dia harus jadi motivator ulung dan pemberi semangat kebangkitan dan membuat timnya hidup dan bangkit kembali. Energize people!

Terakhir, empowering. Pemimpin handal harus mampu men-sharekan power nya dan harus mampu membagikan pekerjaan orang-orang di dalam timnya dengan tepat sasaran. Dia harus mampu memilih the best teamnya dan mengelolanya dengan kekuatan empowering yg unggul. Mampu mendorong orang bekerja dan memiliki motivasi kerja yg tinggi adalah hal sulit dalam upaya empowering people. Dia harus mampu memberikan dorongan agar orang lain mau mengerjakan tugas demi anda, mampu mendorong orang lain mencapai tujuan visi misi perusahaan, dan lain sebagainya.

That are the quality of a best leader. Cobalah dipraktekkan yap ! Semangat dalam belajar dan berjuang! :)

Kamis, 12 Mei 2011

What makes leadership is the ability to get people to do what they don't want to do and like it (Harry Truman)

What makes leadership is the ability to get people to do what they don't want to do and like it (Harry Truman)
I really love to empower people and develop their capabilities and optimism to achieve our great dreams ;p

I really love to lead and motivate them

I really love my people, but I can't compromise my integrity

I am really happy to be here and grateful to be me...

Rabu, 23 Maret 2011

Ringkasan “Forum ITB – Industri Indonesia 2020 & beyond“

Ringkasan “Forum ITB – Industri Indonesia 2020 & beyond“
Kamis, 17 Maret 2011 pk. 14:00 - 18:00 di Gedung The Energy lantai 28, SCBD Jakarta.

Oleh : Ivan Hadinata Rimbualam / ITB 2007

A. Ibu Yani Panigoro, selaku Ketua MWA ITB dan Penyelenggara “Forum ITB – Industri Indonesia 2020 & beyond“, memberikan sambutannya kepada para peserta forum ini dan menjelaskan tujuan forum ini secara umum.

Tujuan Forum:
1. ITB Mendengar
2. Memperkuat Kolaborasi ITB-Industri
3. Master Plan ITB 2020

Sesi 1:

B. Pak Martiono Hadianto (CEO Newmont) mempresentasikan mengenai “Link & Match: The Newmont Case”. Beliau mengatakan bahwa visi hebat dan jangka panjang ITB haruslah didukung secara penuh oleh pemerintah Indonesia. Visi dan rencana yang disusun ITB haruslah diketahui dan disejalankan dengan pemerintah Indonesia agar rencana yang dikerjakan ITB tidak sia-sia dan didukung penuh oleh segenap bangsa Indonesia. Kekuatan ITB haruslah sejalan juga dengan dukungan pemerintah Indonesia. Newmont berjanji akan sangat membantu ide-ide inovatif dari ITB.

Beliau menyimpulkan bahwa agar ITB mencapai visinya di 2020 dengan gemilang, maka ITB dan Alumni ITB harus menyesuaikan lingkungan bisnis/kerja, menyelesaikan gap yang terjadi pada kebutuhan perusahaan dan kemampuan universitas/pendidikan tinggi, universitas harus mencari cara unik dan berbeda agar memperkecil gap tersebut, serta upaya perusahaan juga untuk menjembatani gap tersebut.


C. Pak Triharyo Soesilo (Pertamina Persero)/ Pak Hengki

1. Trend Surplus Ekspor Indonesia akan CPO dan Karet naik, namun tidak ada ahli / expertise dari ITB di area ini. “Alumni ITB are in wrong business”. Alumni ITB belum berani merambah dunia oleochemical, padahal area ini menyediakan peluang yang sangat besar dengan data-data ekspor yang terus meningkat.
2. Trend Surplus Ekspor Indonesia akan Bahan Tambang terus naik. Alumni ITB sukses menguasai Bahan Tambang, seperti terdapat CEO ANTAM, CEO Newmont, dll. Namun bahan tambang batubara hanya diekspor saja, tidak dinaikan nilai jualnya terlebih dahulu. Padahal batubara lebih efektif jika diolah terlebih dahulu, seperti dilikuefaksi, digasifikasi, dll sebelum dijual. Nilai jual batubara yang sudah diolah akan lebih tinggi daripada hanya dijual sebagai batubara mentah.
3. Trend Produk Listrik: Indonesia dari pengekspor menjadi pengimpor. Hal ini ironis sekali. Dahulu produk listrik merupakan kebanggaan bangsa Indonesia. Namun sekarang kita harus mengimpor produk listrik.
4. Trend Produk Mekanik: mengalami hal ironis sama dengan Trend Produk Listrik, yaitu Indonesia dari pengekspor menjadi pengimpor.

Pertarungan di masa akan datang adalah perebutan pasar, bukan perebutan SDA lagi karena pasar tidak ada batasnya. Market sebuah bisnis tak ada batasnya, sedangkan SDA telah terkotak-kotak oleh yang namanya negara.

D. Pak Fazwar Bujang (CEO Krakatau Steel) berpedapat bahwa untuk mengembangkan pendidikan di ITB dalam menunjang industri baja nasional perlunya mahasiswa ITB memanfaatkan lebih waktu liburnya/ semester pendek bukan untuk mempercepat waktu kelulusannya, namun menggali pengalaman mahasiswa untuk memperoleh sertifikasi dan pengalaman sebagai bekal untuk profesionalisme/entrepreunership. Hal tersebut dapat diperoleh dengan mencari pengalaman lewat kerja praktek dan mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kreativitas dan kesiapan mahasiswa di masyarakat. Program semester pendek sebaiknya diisi dengan kegiatan-kegiatan untuk pelatihan/pendidikan mempersiapkan agar lulusan ITB siap pakai. ITB juga sebaiknya mengembangkan juga program D3 dan D4. Pendidikan Strata-2 sebaiknya dibagi menjadi 2 jenis yaitu: Scientific dan Aplikatif. ITB juga harus wajib menanamkan budaya integritas yang tinggi dan kemampuan bekerja secara team work.

Sesi 2:

E. Pak Hamid Batubara (CEO Chevron) mengatakan bahwa dibutuhkan alumni dari ITB yang merupakan SDM yang tangguh dalam jangka waktu yang panjang. Tangguh artinya tidak mudah menyerah dan juga dapat bekerja dengan keras, serta dapat bekerjasama dengan sesama yang lain. Chevron mengadakan berbagai program internship yang ditujukkan untuk meningkatkan pengalaman SDM dari mahasiswa ITB.

F. Eden Napitupulu (CEO COGINDO), COGINDO merupakan anak perusahaan dari PLN. Beliau memaparkan tingkat konsumsi energi dunia pada 2015 akan menunjukkan bahwa negara China akan melampaui negara USA. Kebutuhan China akan meningkat secara pesat menuju 2015. Hal ini akan berdampak besar pada penyediaan energi di dunia. Beliau menjelaskan alasan Alumni ITB sekarang lebih sukar beradapatasi saat menghadapi dunia kerja / nyata dibandingkan dengan alumni universitas lain. Beliau juga mengatakan alumni universitas lain lebih bersifat fleksibel, mungkin karena mayoritas berlokasi di Jakarta, Metropolitan Indonesia. Beliau sambil bercanda mengatakan bahwa sebaiknya ITB membangun cabang di dekat kota Jakarta, Metropolitan Indonesia, bukan di daerah-daerah terpencil jauh dari metropolitan yang menyebabkan mahasiswanya kurang fleksibel.

G. Pak Rinaldi Firmansyah (CEO Telkom)

Beliau menjelaskan bahwa menurutnya Alumni ITB kurang “attack”, yaitu kurang berjuang dan terlalu mudah menyerah pada kondisi yang sulit. Alumni ITB kurang memiliki nyali untuk berjuang dan bekerja keras. Kelemahan bahasa inggris sebagai salah satu modal berkompetisi dengan lulusan terbaik dari berbagai universitas luar negeri juga menjadi kelemahan para Alumni ITB. Kekurangan kemampuan bahasa internasional ini merupakan concern yang harus diperjuangkan. Bahasa inggris yang lemah membuat alumni ITB tidak dapat masuk ke top school di dunia karena merupakan syarat utama agar dapat berkompetisi dalam dunia.
Sesi 3:

H. Pak R. J. Lino (CEO Pelabuhan Indonesia II)
Beliau menjelaskan bahwa agar perusahaan Pelindo II sukses maka faktor infrastrukturnya harus juga kuat. Sedangkan infrastruktur di Indonesia untuk menunjang industri pelabuhan dari dahulu sampai sekarang perbaikannya hampir tidak ada yang berarti. Lalu bagaimana perusahaan pelabuhan dapat bersaing dengan kondisi tantangan ini. Beliau juga mengatakan lulusan berbagai universitas tidak memiliki pengalaman dalam dunia industri pelabuhan.

I. Pak Bambang (CEO Tempo)
Beliau menekankan janganlah kita sebagai Alumni ITB membiarkan berbagai penyelewengan terjadi di sekitar kita, kita harus menggalang kekuatan bersama satu Alumni ITB untuk menaikan nyali, keberanian dan ketangguhan kita, serta nilai integritas kita dalam melawan segala ketidak benaran agar semua hal yang menyeleweng dapat ditindak tegas. Beliau menjelaskan janganlah kita terlalu sering menyalahkan pemerintah Indonesia, namun kita harus berjuang membantu pemerintahan dan tidak terlalu bergantung kepada pemerintah. Kita harus berjuang hal – hal yang dapat kita perjuangkan demi bangsa ini sebagai satu Alumni ITB.

Sabtu, 19 Maret 2011

Rangkuman Materi PDTK, Jumat 4 Maret 2011 (MENGHARGAI WAKTU)

MENGHARGAI WAKTU

1. Bacaan Alkitab : PENGKHOTBAH 3:1-11

- Pasal 1 : Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.

- Pasal 11: Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan pada hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dr awal sampai akhir.

2. Menghargai adalah membuat sesuatu berharga/bermanfaat/berguna. Menghargai waktu: membuat waktu berharga/penting karena berkat Tuhan sehingga mengelola dan memanfaatkan waktu semaksimalnya untuk hal-hal yang sesuai dengan rencana Tuhan.

3. Bacaan Alkitab Tambahan:

Mazmur 90:12 Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Jas 4:13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung",

Jas 4:14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

Joh 9:4 Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja.

4. Cerita 3 periode kehidupan Musa di Alkitab yang sesuai dengan firman “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.”

- 40 tahun pertama, Musa hidup dalam masa kekayaan, keberlimpahan, kecukupan di Mesir, tapi di tengah dosa karena bangsa Mesir tidak mengenal Allah.

- 40 tahun kedua, Musa hidup dalam padang gurun, di tengah kekurangan, Musa dipersiapkan Tuhan untuk mempelajari banyak hal di tengah kekurangannya di padang gurun. Musa belajar mengenai berbagai ilmu binatang, bintang, Musa mengembalakan domba dan kambing. Musa dipersiapkan agar siap mengemban tugas hidupnya di periode selanjutnya.

- 40 tahun ketiga: Musa diminta memimpin Bangsa Israel keluar dari Mesir.

5. Kronos dan kairos. Istilah ini muncul di dalam Kisah Para Rasul 1:7. Dalam bahasa Yunaninya, 2 kata ini ditulis sebagai xρόνος (kronos) dan καιρός (kairos). Perbandingan: kronos adalah waktu yang bersifat rutin, tetapi kairos itu tidak rutin. Kairos memiliki suatu nilai pengecualian, suatu exceptional value. Kesempatan yang hanya satu kali seumur hidup. Ingatlah bahwa anugerah yang dibuang, tidak akan pernah kembali lagi. Kairos adalah suatu momen, kesempatan yang harus diambil. Jangan biarkan kairos itu lewat! Apabila itu memang sesuatu yang benar dan berharga, maka ia HARUS diambil. Jangan kita mengerti kairos sekedar sebagai event.

Namun, kita juga jangan menghina kronos. Kronos pun memiliki kekuatannya sendiri. Apakah itu? Kronos adalah penguji kesetiaan yang paling puncak. Istilah setia adalah istilah yang selalu mengandung elemen waktu. Kesetiaan ditunjukkan dalam menghadapi hal yang penting, sulit, dan lama. Waktu yang ada dalam elemen kesetiaan ini adalah waktu kronos. Oleh sebab itu kronos juga sangatlah penting.

Yang perlu diketahui juga adalah kronos sering dibalut oleh penderitaan. Kata “sering” menjadi kunci di sini. Bumbu penderitaan itu menjadi sesuatu yang memaniskan kronos. Tahun-tahun yang sulit ketika dikenang lagi jangan membangkitkan suatu kejengkelan, tetapi jadikan suatu keindahan. Baiklah kita mengerti chronological time sebagai suatu panggung kesetiaan. Dan titik berangkat yang pertama, kita sepatutnya melihat kronos sebagai panggung kesetiaan Tuhan.

Kita seharusnya menyadari bahwa dalam tahun-tahun, hari demi hari dan jam-jam yang lewat, kesetiaan itu bukan sesuatu yang mudah. Oleh karena itu, orang-orang yang berada di dalam kronos kita, haruslah kita hargai.

Contoh dari kronos dan kairos.

Kronos: contohnya ibu kita yang pekerjaan merawat kita adalah banyak yang merupakan suatu repetisi, tetapi cinta kasihnya membuat dia setia. Kita harus menghargai siapapun yang hidup di dalam kronos kita, karena merekalah yang menunjukkan kesetiaan dalam kronos kita. Kesetiaan itu HARUS berada di dalam kronos.

Kairos: Waktu saat kita merasa adanya panggilan iman kita saat kita merasa siap dan dipanggil Tuhan untuk siap dibaptis. Waktu saat kita merasa ada panggilan dari Tuhan saat kita dipanggil untuk melayani di gereja, persekutuan doa, dst...

Hal berikutnya yang harus kita ingat juga adalah bahwa kronos dan kairos, keduanya sama-sama anugerah Tuhan. Kairos yang adalah unexpected opportunities memang lebih mudah dilihat sebagai anugerah. Akan tetapi jangan kita lupa bahwa kronos pun adalah suatu anugerah. Kenyataan bahwa kita bisa hidup sampai hari ini adalah suatu anugerah! Semua yang rutin adalah anugerah, Marilah kita belajar bersyukur atas keseharian kita. Kenyataan bahwa kita seting mengeluh akan rutinitas kita menjadikan terkadang Tuhan mengizinkan kehilangan terjadi supaya kita belajar bersyukur.

6. Bagaimana cara menghargai waktu?

Kita tahu bahwa setiap orang diberi waktu 24 jam dalam 1 hari. Tetapi, umur setiap orang tidak sama, ada orang yang berumur 50 tahun, ada yang 90 tahun. Orang yang rajin melayani dan cinta Tuhan dapat meinggal umur 28, tetapi orang yang hidup sembrono bisa sampai umur 82 belum meninggal. Lalu mengapa Tuhan memberi tiap orang satu hari yang sama tetapi durasi berbeda? Alkitab menjawab perbedaan durasi didasarkan karena ada pimpinan Tuhan yang berbeda. Apabila kita melihat satu contoh, Musa diperintahkan Tuhan untuk tidak memasuki tanah Kanaan, dan ketika sampai di perbatasan, di atas gunung Nebo, Musa dipanggil Tuhan dan meninggal. Hal ini terjadi karena memang Musa diberi tugas memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan, maka pada saat itu tugasnya sudah selesai. Sedangkan Yosua bertugas memimpin bangsa Israel untuk masuk dan menduduki tanah perjanjian. Di Yosua 13, Alkitab mencatat bahwa Tuhan sendiri bilang bahwa Yosua sudah lanjut umurnya. Akan tetapi Tuhan tetap melanjutkan perintah karena masih banyak daerah belum direbut. Mengapa seperti ini? Hal ini karena konsep pensiun di dalam Alkitab bukan usia, tetapi tugas. Yang belum selesai tidak boleh berhenti, terus bekerja. Tetapi yang sudah selesai, ia akan berhenti yaitu ketika manusia meninggal. Mengapa Yesus berumur 33 tahun setengah, Musa 120 tahun dan Paulus 60 lebih? Karena Tuhan sudah men-set tugas, pembentukan, spirituality courses bagi Musa sebagai 120 tahun. Tiap orang memiliki tugas dan pembentukan yang berbeda, oleh karena itu usia berbeda-beda. Memang kematian dapat dipicu oleh penyakit, atau eksekusi, akan tetapi bila dilihat dari theological meaning kematian terjadi karena memang waktu hidup telah selesai.

Maka dalam hidup masing-masing orang, tidak ada waktu yang kurang. Umur berapa pun yang ditetapkan Tuhan, pasti cukup untuk melakukan kehendak Allah. Problemnya adalah kita banyak membuang waktu kita dengan sia-sia. Setiap orang kalau menggumulkan kehendak Allah pasti memiliki cukup waktu! Tidak ada istilah orang yang hidupnya kurang atau terlalu panjang. Yang hidupnya panjang berarti pekerjaannya banyak. Tetapi celakalah orang yang hidupnya panjang tetapi bekerjanya sedikit dan kurang melayani. Namun berbahagialah mereka yang hidupnya pendek tetapi giat melayani.

Banyak orang baru menggumulkan pertanyaan mengenai kehendak Tuhan ketika akan meninggal. Yang benar adalah SEKARANG-lah waktunya. Ketika kita masih muda, kita harus cepat bertanya, apa yang Tuhan mau kita kerjakan dalam hidup kita. Jangan kita membuang-buang waktu dan memboroskan hidup. Jangan buang waktumu, atau nanti kita akan menyesal. Jangan sia-siakan kesempatanmu yang banyak ini.

Hendaknya kita sadari bahwa puluhan tahun akan dengan sangat cepat berlalu. Maka Yesus berkata, kita harus mengerjakan pekerjaan Tuhan selama masih siang. (Joh 9:4) Yesus menyatakan perkataan ini ketika masih siang. Sekaranglah saatnya kita harus cepat bergerak. Minta ampun kepada Tuhan untuk waktu-waktu yang sudah kita buang. Dan sekarang cepatlah kita bekerja.

7. Bagaimana cara menghitung hari-hari kita? 4 cara menghitung

- Tambah : tiap hari waktu kita bertambah, karena kita bertambah umur, semakin lama di dunia, tidak bijak pemikiran seperti ini.

- Kurang : tiap hari waktu berkurang, karena kita berkurang umurnya di dunia ini, jadi kita merefleksikan diri apakah tanggung jawab kita sudah dikerjakan maskimal dan sudah menghargai waktu.

- Kali : tiap hari kita berusaha melakukan hal besar, berusaha melakukan berkali-kali lipat menciptakan lebih banyak hal dalam waktu yang sama digunakan orang lain. Orang lain menggunakan 1 jam untuk mendoakan 10 orang, tapi kita menggunakan 1 jam untuk mendoakan 100 orang. 1 jam orang menggunakan untuk menolong 2 orang, kita mencoba menggunakan 1 jam untuk menolong 100 orang.

- Membagi : belajar membagi-bagikan waktu kita kepada orang lain.

8. Konsep mengenai waktu

- Waktu adalah hidup (life)

- Waktu adalah kesempatan (chance)

Orang bodoh selalu membuang kesempatan. Orang biasa menunggu kesempatan, orang bijaksana selalu mencari kesempatan.

- Waktu adalah catatan (history)

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah anugerah yang diberikannnya kepadamu

Minggu, 27 Februari 2011

Ilmu Keputusan

Ilmu keputusan atau lebih dikenal decision making knowledge merupakan ilmu yang sangat dan sangat menarik, setelah disadarkan oleh Pak Kuntoro 2 hari lalu di Hotel Borobudur, Jakarta. Ternyata passion beliau akan belajar ilmu keputusan hampir mirip dengan saya. Saya tahu saya hidup di dunia Teknik Kimia, namun saya sadar ilmu keputusan, bagaimana saya mengambil keputusan dengan cepat dan tepat di tengah segala kegiatan saya, merupakan hal yg sangat vital dan krusial bagi saya dan tim saya.

Saya terlanjut luluh dan disadarkan bahwa ilmu tersebutlah yang saya kejar dan pelajari banyak di 4 tahun belakangan ini. Ilmu dari berbagai pelatihan dan pengalaman menempa saya akan belajar dengan giat akan ilmu keputusan dan itu semua dari nol 4 tahun lalu. Semua dipelajari bersamaan saya aktif di keorganisasian mahasiswa di dalam kampus dan luar kampus. Belajar hal yang sangat menarik dan menjadi impian saya merupakan hal menarik, walaupun saya banyak kekurangan dan memulai from zero place. It's quite interesting to share this. I really love that knowledge, decision making strategy. Hosh! Mari wujudkan mimpi dan passion Anda dalam belajar...Wish me luck to learn this from my community, my friends, my family, and my mentors. ;p

Semangat!

Kamis, 24 Februari 2011

Setenguk Kopi Hangat di Tengah Malam

Seteguk Kopi Malam ini sunggu sangat menenangkan jiwaku.....

Jiwaku yang resah, berat menanggung banyak pemikiran, dan kesesakan ini....

Sesak akan kelelahan fisik, sesak akan kecemasan jiwa, dan kelelahan akan kesabaran dan senyuman....

Di saat aku ingin marah, aku selalu mencoba sabar dan menahan segala emosi meluap-luap dahulu dengan satu alasan

Aku ingin belajar lebih sabar dan menahan semua luapan negatif yang bisa merusak hati orang lain

Yang kuiginkan hanyalah senyuman itu.....senyuman yang selalu dapat membuatku sabar dan sabar...

Rabu, 08 Desember 2010

Metamorfosa

Detik demi detik saya melewati tahap demi tahap metamorfosa sebagai pemuda, pemuda Indonesia.

Mulai dari Kritik, Tempaan, Hinaan, Pujian, Apresiasi, Semangat, Tangis, Tawa, Tantangan, Motivasi, Jatuh Bangun

Saya tahu ini akan terjadi pada Anda juga, hai pemuda pemudi Indonesia

Tapi mengapa saya harus berjuang menghadapi dan berdiri tegar di depan Anda semuanya?

Karena saya ingin menginspirasi Anda

Saya ingin membangun Indonesia kemarin, sekarang, dan hari ini, serta nanti kelak di masa depanku

Visi saya simpel saja menjadi ketua sebuah kepanitiaan Lomba Rancang Pabrik Tingkat Nasional (LRPTN) XII

Saya ingin menginspirasi jutaan mahasiswa, jutaan praktisi, jutaan akademisi, jutaan negarawan, jutaan pihak industri untuk "membangun industri lokal Indonesia"

Saya ingin menjadikan wadah bagi berbagai elemen Teknik Kimia untuk memberikan ide-ide solutif bagi perkembangan industri Indonesia.

Ini muluk-muluk? Tidak. Ini perjuangan. Perjuangan kaum mahasiswa, yang memberikan corak pergerakan dinamis dan positif bagi pergerakan kemajuan Indonesia.

Saya tidak berharap jadi orang besar, terkenal dan kaya.

Saya berharap menjadi titik kecil yang merupakan secercah terang arti akan harapan bagi Indonesia.

Kamu, saya, Anda bisa menjadi terang itu

Saya tidak mau terang itu hanya berkobar di hati saya.

Saya mau membagi terang itu, saya mau memberikan semangat yang tidak kenal lelah ini

Saya mau memberikan corak baru pergerakan mahasiswa Indonesia

Senin, 30 Agustus 2010

Penyambutan PDTK 2010


Berikut diadakan kembali acara tahunan rutin Persekutuan Doa Teknik Kimia (PDTK) ITB yaitu acara penyambutan bagi keluarga baru PDTK yaitu Teknik Kimia angkatan 2009.

Semoga penyambutan PDTK 2009 berkesan dan bermakna. Semoga keluarga baru ini saling mengisi, menguatkan dan semakin membangun PDTK dalam Kristus :)

Amin. GBU all

Ivan

Sabtu, 06 Maret 2010

Belajar Menjadi Pemimpin

Kadang hati ini gundah akan masa depan
Kadang hati ini ragu akan sebuah pilihan
Seringkali ku jatuh di lubang yang sama
Seringkali ku merasakan naik turun yang sangat fluktuatif

Ku merasa ku tak berharga
Di tengah dunia yang luas, dibandingkan dengan ratusan orang hebat di tengah dunia
Namun aku ingin belajar menjadi seorang pemimpin
Pemimpin yang berdiri tegak saat dia sedih
Pemimpin yang mampu memotivasi orang-orang di tengah banyak masalah
Pemimpin yang tidak pernah mengeluh dan selalu Tulus menolong sesamanya
Pemimpin yg tidak picik dan berpikiran luas

Seringkali aku berpura-pura
Kadang aku berpikiran sempit dan picik
Kadang aku mengecewakan banyak orang
Seirngkali aku terpancing emosi
Seringkali aku egois

Aku ingin belajar
Belajar mengenali sesamaku
Mengenali lingkungan ini
Lebih peduli akan mereka, lebih peduli akan perasaan mereka,
Lebih mendalami keluh kesah mereka dan menghapusnya segera
Dengan segala keberadaanku

Aku mencari
Mencari orang yang tepat tuk selalu mendampingiku
Mencari orang-orang yang selalu ada di garda depan saat menghadapi masalah
Mencari orang-orang yang memegang integritasnya
Mencari orang yang bukan superman, tapi mau belajar
Mencari orang yang punya mimpi akan masa depan

Ku tak tahu siapa yang tepat sampai akhirnya
Namun ku yakin teman2 di sampingku selalu menjadi tonggak kekuatanku
Di tengah kelemahan ku, di tengah kesedihanku
Aku punya keluarga baru di tengah lingkungan baru
Aku hanya aku, manusia biasa,
rani
Penuh jatuh bangun
Penuh suka dan sedih
Dirasakan penuh gejolak dan beban permasalahan yang harus kuhadapi
Ku ingin melaluinya bersama mu, bersama kalian
Bersama semua orang di komunitas saya

Mari berjuang bersama kawan...........
Ubah dunia menjadi lebih baik
Ubah diri kita menjadi pemimpin utk Indonesia
Pemimpin masa depan yang sangat tangguh


A great leader’s courage to fulfill his/her vision comes from passion, not position

Senin, 15 Februari 2010

Foto Bareng PDTK 2009-2010


Akhirnya rencana keakraban dengan kegiatan baru yaitu foto bareng PDTK terlaksana pula. Smoga momen ini bisa mengakrabkan keluarga besar PDTK 2006,2007 dan 2008 TK ITB. Amin...

Teknik Kimia ITB Menyerbu Pernikahan Gitta Edo


Akhirnya fotonya seTeknik Kimia 2007 keluar juga..Hehehe. Miss that moments ^^